Albert Lucius Sukses di Usia Muda Berkat Wirausaha
25Aug

Albert Lucius: Sukses di Usia Muda Berkat Wirausaha

Masa merupakan masa yang gemilang. Sebagian muda menghabiskan masa gemilangnya dengan santai dan bersenang-senang, sebagiannya lagi menghabiskannya dengan . Tentu tipe anak muda kedua masih sedikit dibandingkan tipe pertama. Padahal sejatinya, kehadiran muda dapat membantu menciptakan peluang usia muda berkat wirausaha yang dijalankan, juga menjadi kesempatan bagi orang lain yang membutuhkan lapangan . Seorang wirausaha muda patut diapresiasi karena turut membantu pemerintah dalam mengurangi jumlah pengangguran di Indoensia.

Di sendiri sudah anak muda yang memulai kesuksesannya dengan berwirausaha, diantaranya adalah dan . Siapa sih yang tidak kenal dengan kedua sosok ini? Yap! Mereka adalah dua orang anak muda yang sukses berwirausaha dengan mendirikan start-up . Agung Nugroho merupkaan founder sekaligus COO (Chief Operating Officer) dari KUDO, sementara Albert Lucius merupakan co-founder dari KUDO sekaligus CEO (Chief Executive Officer) KUDO. KUDO adalah singkatan dari Kios Untuk . KUDO adalah sebuah platform to offline yang menjadi jembatan bagi banyak dengan jutaan penduduk Indonesia. Sejak didirikannya pada Juli 2014, KUDO telah memiliki ribuan yang sangat diuntungkan oleh keberadaannya.

Ide ini muncul ketika Agung mulai resah melihat mayoritas kelas menengah di Indonesia yang berwirausaha, ternyata kurang produktif. Ia mencontohkan orang yang berjualan , sepanjang pagi hingga malam ia berjualan pulsa, namun dengan keuntungan yang tidak seberapa, meskipun jumlah banyak. Dari situlah, Agung mulai berpikir seandainya berwirausaha tidak hanya berjualan pulsa, melainkan dibarengi dengan berjualan barang-barang lainnya.
Tahun 2012, Agung memperoleh kesempatan untuk melanjutkan studinya ke Haas School of Business di Barkeley. Dari sinilah Agung mulai berpikir, bahwa bisa mewujudkan segalanya. Lantas Agung berpikir bagaimana menciptakan sebuah platform yang tidak hanya untuk berjualan, namun juga dapat memberdayakan banyak orang. Sayangnya, ia belum menemukan jalan keluar dan terus mencari jalan hingga akhirnya Agung bertemu dengan Albert ketika mereka sama-sama sekolah di Haas School of Business. Albert yang sebelumnya meraih gelar sarjana dan master dalam ilmu komputer di Universitas Illionis Urbana-Champaign, ternyata memiliki visi yang sama dengan Agung. Keduanya akhirnya sepakat mendirikan PT KUDO Teknologi Indonesia, perusahaan di bidang teknologi digital yang menciptakan sebuah platform unik untuk memberikan kepada masyarakat Indonesia dengan menjadi penjual produk dari berbagai wirausaha ternama.

Mulailah pada tahun 2014, KUDO dikembangkan oleh tim yang berpengalaman di bidang teknologi. KUDO enggan dikatakan sebagai e-commerce, sebab justru KUDO yang menjembatani berbagai e-commerce ternama dengan masyarakat luas. Sehingga, peluang semakin terbuka bagi masyarakat awam. KUDO memberikan kemudahan bagi siapa saja masyarakat Indonesia yang ingin melakukan pembelanjaan di e-commerce ternama bagi yang tidak memiliki akses atau tidak ingin bertransaksi secara . Tidak hanya menjual, KUDO juga mengajak masyarakat untuk berwirausaha dengan mendaftarkan diri menjadi . Berwirausaha bersama KUDO tidak membutuhkan besar. Anda hanya perlu mendaftar sebagai agen pada laman KUDO dna mengisi deposit. Selanjutnya, Anda hanya perlu mempresentasikan barang-barang yang terdapat dalam pada konsumen. Lewat KUDO, konsumen dapat bertransaksi online secara tunai. Pembeli bisa membayar cash pada agen dan saldo deposit agen terpotong. Ayo, tantang dirimu jadi sukses dari nol bersama KUDO!