28Feb

Buka Usaha Sendiri Kecil-Kecilan Modal Kecil Menguntungkan & Menjanjikan

Buka Usaha Sendiri Kecil-Kecilan Menguntungkan & Menjanjikan

Buka Sendiri Kecil-Kecilan & Menjanjikan. Jika direnungkan, kata bijak dari almarhum senior yang akrab disapa Om Bob tersebut tentu ada benarnya. Bernada satir tapi cukup menohok. Terlebih jika selanjutnya, merenungkan kata bijaknya bawah ini.

Senada dengan gagasan almarhum Om Bob, Valentino Dinsi, Presiden Let’s Go , penulis buku best seller “JANGAN MAU SEUMUR HIDUP JADI ORANG GAJIAN” dalam bukunya mengatakan bahwa, “Suatu saat Anda pasti kehilangan Anda. Apakah karena PENSIUN, DIPECAT, atau PERUSAHAAN tempat Anda BANGKRUT. Saya mengajak Anda untuk berfikir kemudian bertindak sebelum masa itu tiba….”

Di dalam bukunya juga, Valentino mengataan, “Saya bertanya, bagaimana seorang negeri dengan yang pas-pasan atau swasta dengan kedudukan yang menengah dapat menjadi kaya? Mungkin jawabannya sebagai berikut:

  1. Menikah dengan orang kaya
  2. Mendapat warisan
  3. Menang undian
  4. Punya sampingan
  5. KO……….. (Anda pasti tau huruf selanjutnya kan? RUPSI)

Anda dapat menebak sendiri kira-kira jawaban mana yang paling dominan.
Itulah sebabnya mengapa Valentino mengajak Anda untuk tidak menjadi orang gajian seumur hidup.

Di dalam bagian isi bukunya, Valentino juga bertanya kepada para karyawan, ”Pernahkah Anda menghitung berapa penghasilan Anda pertahun, perminggu dan perjam dari gaji yang Anda terima sebagai seorang karyawan?” Ia meyakini, pasti umumnya yang dihitung dan paling diingat adalah jumlah penghasilan perbulan.

Misalkan karena bekerja terpaksa dengan gaji Rp.1.000.000/bulan atau dengan jabatan yang hebat digaji besar, tapi sisanya cuma Rp.1.000.000,- berapa lama dibutuhkan waktu untuk memiliki simpanan 1 MILYAR ?1.000/bulan! Itupun kalau uangnya hanya disimpan dan tidak dipergunakan sama sekali.

Velentino bercerita, pernah bertanya kepada pedagang bakso di dekat rumahnya di Cibubur, Bakso Danau, berapa omsetnya perhari. Pedagang bakso tersebut menjawab antara 5 s/d 7 juta. Itu artinya penghasilannya 150 juta hingga 210 juta perbulan. Kalau keuntungannya 50 % dari omset, berapa puluh juta yang diterimanya setiap bulan? Tukang bakso saja bisa lebih dan dari pegawai, padahal mungkin tidak berpendidikan tinggi atau memiliki gelar yang mentereng seperti pegawai yang lulusan perguruan tinggi. Lalu bagaimana bisa? Itulah kehebatan pengusaha.

Jadi, bagi Anda yang belum , apakah sudah tertarik untuk menjadi pengusaha?

Menjadi Pegawai yang Pengusaha

Mungkin saja turut terlintas dalam pikiran Anda, apakah menjadi karyawan bisa menjadi kaya?

Umumnya sering dikatakan, jika nasib menjadi karyawan sejati seperti meme di bawah ini.

Jadi, apakah menjadi karyawan bisa menjadi kaya?

Seorang Motivator No.1 IndonesiaAndrie Wongso dengan tegas mengatakan, “Kalau ada yang bertanya apakah orang gajian bisa kaya, jawaban saya adalah bisa dan pasti!”

Pendapat dari Andri tersebut juga dikuatkan oleh Pakar Safir Senduk dengan bukunya berjudul, “Siapa Bilang Jadi Karyawan Nggak Bisa Kaya?” terbitan Elex Media. Di dalam buku tersebut Safir menjelaskan bahwa, sangat logis bahwa orang gajian juga bisa kaya. Karena back ground dia adalah seorang pakar keuangan, menurutnya seorang karyawan bisa kaya dengan gajinya, yaitu dengan menerapkan manajemen keuangan yang baik.

Tapi, di samping itu ada juga cara lain agar bisa menjadi pegawai yang kaya, yaitu menjadi pegawai yang pengusaha. Jadi, di samping bekerja sebagai pegawai, juga sendiri sebagai pintu penghasilan yang lain. Ada pun gaji sebagai pegawai adalah untuk perputaran keuangan harian atau bulanan. Sedangkan hasil dari usaha adalah untuk kekayaan atau aset.

Namun, apakah konsep menjadi pegawai yang pengusaha itu bisa diterapkan? Jawabannya jelas, bisa. Itu sudah dibuktikan oleh pegawai saat ini di berbagai kota di Indonesia dan bahkan di dunia.

Buka Usaha Sendiri

Ada banyak alasan yang mendorong orang memutuskan buka usaha sendiri, secara umum alasannya adalah:

  1. Ingin Memiliki Masa Depan yang Lebih Baik
    Karena terdorong ingin memiliki masa depan yang lebih baik. Pasalnya, menjadi karyawan memang aman secara penghasilan, namun tidak mudah untuk bisa mendapatkan penghasilan besar dari gaji. Seperti kata Valentino Dinsi, kalau mau kaya jangan hanya mengandalkan gajian, karena sekaya-kayanya orang gajian, masih lebih kaya orang yang memberi gaji.
  2. Tidak Ingin di Bawah Tekanan Orang Lain
    Umumnya menjadi karyawan bekerja di bawah kendali orang lain dan penuh tekanan. Pasalnya mindset pemilik atau atasan tentu menginginkan omset besar dan untuk itu harus menggenjot kinerja karyawan untuk bisa mencapai omsetnya. Dengan usaha sendiri, bisa bebas mengatur kerja sendiri, tidak di bawah tekanan orang lain.
  3. Penghasilan Tidak Terbatas
    Karyawan mendapatkan penghasilan dari gaji saja. Kalaupun ada tambahan tentu tidak besar dari bonus. Berbeda dengan menjadi . Peluangnya besar untuk mendapatkan penghasilan besar, dan bahkan tidak terbatas. Namun, harus benar-benar totalitas menjalankannya dan sepenuh hati.
  4. Mandiri
    Tidak sedikit juga orang buka usaha karena alasan kemandirian. Dengan usaha sendiri tentunya lebih dalam menentukan keputusan dan kebijakan. Termasuk konsekuensi resiko keputusan pun juga akan ditanggung sendiri. Berikut juga keberhasilannya akan bisa dirasakan jerih payahnya sendiri. Karena itulah, memang lebih mandiri dalam semua hal.
  5. Kebanggaan dan Kepuasan
    Banyak juga yang buka usaha karena alasan kebangaan dan kepuasan. Secara umum jika itu usaha sendiri dan berkembang hingga memiliki cabang di mana-mana, jumlah karyawan banyak, dan penghasilan banyak, pemilik usaha lebih bangga dan puas dibandingkan di perusahaan besar.
  6. Kepepet
    Tidak sedikit juga orang memutuskan berwirausaha karena kepepet keadaan. Misalnya karena terkena PHK dan harus memenuhi kebutuhan sehari-hari, mau tidak mau pasti akan segera berpikir untuk membuat usaha sendiri, karena mencari lowongan baru lagi seringkali lebih lama bisa dapat dibandingkan dengan sendiri.

Langkah Buka Usaha Sendiri

Bagi sebagian orang buka usaha sendiri mudah, namun tidak sedikit juga yang kesulitan karena tidak tahu langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan. Salah satu yang menjadi kendala utama adalah . Seringkali calon pengusaha tidak mempunyai modal atau modal pas-pasan. Ada banyak cara mencari yang biasanya dilakukan saat baru memulai usaha yaitu:

  1. Dana sendiri
    Bisa dari tabungan sendiri untuk membiayai bisnis yang akan dimulai. Atau bisa juga dari aset berharga yang bisa dimanfaatkan.
  2. Dana hibah
    >Ada banyak dana CSR perusahaan, terutama perusahaan besar, baik milik swasta atau pemerintah, yang disalurkan untuk dan menengah. Anda bisa mengambil peluang itu.
  3. Kerja sama
    Satu jalan lain untuk bisa mendapatkan modal bisa juga dengan sistem dengan kolega, teman, atau orang yang memiliki modal besar dengan sistem bagi hasil.
  4. Pinjaman bank
    Pinjaman dari bank bisa juga menjadi solusi untuk modal usaha. Umumnya semua bank ada fasilitas pinjaman untuk usaha. Namun memang ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Dalam hal ini setiap bank memiliki aturan berbeda-beda.

Langkah pertama dalam buka usaha lebih baik buka terlebih dahulu dibanding langsung buka usaha besar. Soalnya, tidak banyak pengusaha baru yang langsung berhasil. Probabilitasnya bisa dikatakan kecil. Kecuali usaha baru yang dikembangkan dengan pendampingan. Di samping itu juga menimbang kalau pun gagal, tentu jika usaha yang dibuka kecil-kecilan tidak akan rugi besar.

Faktor yang sangat mempengaruhi besar kemungkinan berhasil atau tidaknya sebuah usaha baru ada banyak. Di antaranya yaitu kualitas produk atau yang dijual, manajemen SDM dan juga keuangan yang diterapkan, ketepatan dalam strategi , hingga faktor pelayanan. Idealnya, seorang pengusaha baru atau wirausaha , menjalankan usahanya dengan berkonsultasi kepada yang sudah sukses, atau dengan sistem coaching. Karena di lapangan dalam menjalankan usaha antara teori dan praktek, yang menunjang keberhasilan lebih banyak ilmu yang sifatnya didapatkan dari pengalaman praktek dari pada teori.

Buka usaha yang menguntungkan, ya KUDO

Tidak berlebihan jika ditanya, ‘buka usaha apa yang menguntungkan?’, dijawab ‘ya KUDO’. Atau ada yang bertanya, ‘buka usaha yang menjanjikan?’ dijawab, ‘KUDO’ juga.

Tentu tidak asing lagi di telinga Anda marketplace seperti Lazada, Bukalapak, Elevenia dan sejumlah nama lainnya. Selanjutnya turut hadir untuk melengkapi marketplace tersebut. Kios untuk atau yang akrab dikenal dengan sebutan KUDO datang dengan membentuk sistem proses yang baru dan mudah.

KUDO hadir dengan dengan tagline yang menjanjikan bagi siapa saja, untuk bisa menjadi pengusaha, “Semua Bisa Jadi Pengusaha.” Menariknya, KUDO bisa dijalankan oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Sangat mudah menjalankannya dan sangat menguntungkan menjalankannya. Sangat cocok dijalankan oleh siapa saja yang baru memulai usaha, meski tidak menutup kemungkinan justru akan berpeluang besar untuk mendapatkan keuntungan berlipat-lipat bagi yang sudah berpengalaman usaha.

Apa keuntungan menjadi KUDO?

Setidaknya sedikit dari banyaknya keuntungan yang akan didapatkan oleh yaitu:

  1. Bisnis modal minim
  2. Resiko bisnis kecil
  3. Cara berjualan mudah dan flaksibel
  4. Bisa berjualan jutaan produk
  5. Mendapat kuntungan instan dan bonus lainnya

Bagaimana cara menjadi Agen KUDO?

Cara menjadi Agen KUDO bisa mendaftar melalui website www.kudo.co.id atau bisa juga dengan mendownload di Play Store untuk menggunakan berbasis .

Ada pun cara di KUDO pun juga mudah.

Sedangkan, cara bertransaksi di KUDO App bisa dilihat dari ilustrasi berikut:

Oleh Media Reputasi Indonesia