09Sep

Berbagai Pilihan Cara Bayar Angsuran BPJS yang Praktis

Kesehatan adalah hal yang paling utama untuk semua manusia. Mengingat semakin mahalnya biaya kesehatan dari waktu ke waktu, pemerintah pun meluncurkan sebuah program kesehatan yang sangat bagus, yaitu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Program ini digadang-gadang bisa menjadi solusi bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan yang selalu menjadi sorotan.

Konsep BPJS sebenarnya simpel saja. Melalui program BPJS, peserta wajib membayar iuran rutin setiap bulan. Bila peserta BPJS sakit, maka dia akan mendapatkan fasilitas kesehatan gratis tergantung dari kelas yang dia pilih. Peserta bisa berobat, rawat inap, dan bahkan operasi dengan gratis. Mengingat pentingnya program BPJS bagi semua orang, sosialisasi pun gencar dilakukan.

Adapun kelebihan BPJS dibandingkan program kesehatan lainnya adalah:

  • Mudah pendaftarannya

BPJS mempermudah setiap orang yang ingin mengikuti program ini. Cukup datang ke kantor BPJS kesehatan dengan membawa kartu identitas dan sejumlah uang untuk pembayaran pertama, masyarakat bisa mendaftarkan diri atau anggota keluarganya dalam program ini. Registrasi BPJS pun bisa dilakukan lewat smartphone. e-ID bisa dicetak secara mandiri dan kartu BPJS-nya bisa diambil ke kantor setelah Anda melakukan pendaftaran dan pembayaran.

  • Sangat terjangkau

BPJS sangat fleksibel karena memberikan premi atau tarif iuran berbeda-beda sesuai kelasnya. Secara umum, premi untuk kelas 1 adalah 60 ribu per bulan, kelas 2 adalah 51 ribu per bulan, sedangkan kelas termurah atau kelas 3 adalah 25 ribu per bulan. Iuran ini wajib dibayarkan rutin setiap bulan. Dengan biaya semurah itu, peserta bisa mendapatkan banyak fasilitas kesehatan yang gratis dari pemeriksaan kesehatan, menebus obat-obatan, rawat inap, dan bahkan operasi.

  • Perlindungan seumur hidup

BPJS akan memberikan perlindungan pada peserta seumur hidup, berbeda dengan asuransi swasta yang maksimal bisa menanggung biaya perlindungan pesertanya sampai usia 100 tahun dan ini pun jarang terjadi.

  • Tanpa pengecualian

BPJS menerima semua peserta tanpa pengecualian, sedangkan asuransi swasta akan melakukan penilaian terlebih dahulu. Bila seseorang sudah divonis mengidap penyakit kronis, kebanyakan asuransi swasta akan menolaknya atau menerima dengan membebankan premi tinggi. BPJS tidak demikian, bahkan peserta yang baru mendaftarkan diri pun bisa langsung memakainya untuk berbagai keperluan, misalnya melahirkan. BPJS juga tidak memberlakukan medical check up atau pembatasan usia.

  • Mudah pembayarannya

BPJS juga mempermudah peserta yang ingin membayar iuran rutin bulannya. Ada berbagai cara yang bisa ditempuh dan kami akan menjelaskannya di bawah. Selain itu, penggantian data diri BPJS juga tidak ribet karena bisa dilakukan secara online lewat PC atau smartphone.

Meski punya banyak kelebihan, BPJS juga tak luput dari beberapa kekurangan, seperti metode berjenjang. Artinya, di luar keadaan darurat, seseorang yang sakit harus memeriksakan dirinya dulu ke faskes 1, yang biasanya berupa klinik atau puskesmas. Bila kondisi pasien dianggap buruk, faskes 1 akan memberikan rujukan ke rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS.

Ada pula kabar dan isu bahwa beberapa jenis obat dan penyakit kronis tertentu sudah tidak dicover BPJS yang baru-baru ini mengalami defisit besar. Lalu banyak pula laporan bahwa pelayanan rumah sakit pada pasien BPJS dianggap buruk dan dinomorduakan. BPJS terus berbenah untuk memperbaiki pelayanannya.

Di samping itu, masyarakat harus sadar bahwa iuran BPJS yang digunakan untuk keperluan bersama ini harus dibayar rutin, bukan hanya ketika sakit saja. Defisitnya BPJS sebagian besar disebabkan jumlah pemasukan iuran yang tidak sebanding dengan pengeluaran kesehatan, karena itulah BPJS pada tahun 2020 akan meningkatkan tarifnya sampai 2X lipat dan ini masih menuai pro-kontra.

Berikut adalah beberapa cara untuk membayar iuran BPJS Kesehatan yang perlu Anda tahu.

  • Datang langsung ke kantor

Ini adalah cara konvensional yang ditempuh banyak orang, khususnya mereka yang tidak familiar dengan gadget. Dengan datang ke kantor BPJS, peserta harus mengambil nomor antrian terlebih dulu dan kemudian mengantri. Proses ini dilakukan secara manual dan bisa menghabiskan banyak waktu.

Mengingat banyaknya masyarakat yang mengantri, BPJS kini memberlakukan peraturan baru untuk mempermudah masyarakat, yaitu dengan membayar BPJS di kantor kelurahan. Sayangnya ini hanya berlaku di tempat-tempat tertentu saja.

  • Kantor pos dan toko ritel

Cara kedua adalah membayar tagihan BPJS di kantor pos atau supermarket/toko-toko ritel yang banyak bertebaran di mana-mana. Anda hanya perlu menunjukkan kartu BPJS dan menyiapkan uangnya, maka proses pembayaran pun bisa dilakukan. Ini adalah cara yang lebih cepat karena toko ritel tidaklah seramai kantor BPJS. Namun, toko ritel akan menarik biaya administrasi sekitar 2.500 rupiah saja.

  • Melalui ATM

Cara berikutnya adalah melalui ATM. Sebagian besar bank sudah bekerjasama dengan BPJS untuk mempermudah pembayaran. Anda perlu datang ke ATM dan memilih menu tagihan pembayaran, lalu masukkan nomor peserta Anda, dan setelah itu sistem akan menunjukkan rincian tagihan. Jika Anda menyetujuinya, sistem akan mengambil uang langsung dari rekening Anda.

  • Melalui internet banking/mobile banking

Bila Anda enggan ke ATM, Anda juga bisa membayarnya melalui internet atau mobile banking dari smartphone Anda. Kedua layanan ini bisa Anda urus terlebih dahulu di kantor cabang bank atau kantor cabang pembantu bank. Setelah memiliki i-bank atau m-bank, Anda bisa melakukan pembayaran dengan memilih menu multipayment atau tagihan. Masukkan nomor peserta BPJS Anda dan pembayaran pun bisa diproses.

  • Melalui aplikasi

Dan cara terakhir yang paling disukai orang, terutama kalangan muda yang lebih kekinian, adalah menggunakan aplikasi. Ada banyak aplikasi pembayaran tagihan, mulai dari aplikasi berbasis e-commerce (pasar online) atau yang berbasis e-wallet. Sama seperti cara-cara di atas, Anda hanya perlu memasukkan nomor peserta BPJS dan mengonfirmasi pembayaran. Sistem akan mengirimkan nomor rekening virtual dan Anda bisa membayarnya lewat toko ritel, ATM, i-bank, atau m-bank. Mudah bukan?

Nah, bila Anda bingung memilih aplikasi apa yang paling terpercaya untuk memproses pembayaran iuran BPJS Anda, Kudo adalah jawabannya. Aplikasi ini memberikan banyak sekali layanan pembayaran, termasuk iuran BPJS. Sebagai startup papan atas Indonesia, Kudo berkomitmen untuk menyediakan layanan terbaik untuk para pelanggannya melalui sistem transaksi yang cepat dan aman.

Aplikasi Kudo bisa didapatkan dengan gratis di Google PlayStore. Anda cukup mendownloadnya, mendaftarkan diri, memasukkan beberapa data diri, dan langsung lakukan pembayaran. Kehadiran Kudo sangat memudahkan banyak orang. Selain membayar BPJS, Kudo juga bisa memproses berbagai tagihan lainnya, mulai dari pembelian token listrik, PDAM, pulsa, telepon rumah, asuransi, dan banyak lainnya.

Segera download Kudo dari smartphone Anda dan manfaatkan berbagai layanannya. Kudo rajin bagi-bagi bonus dan promo, jadi Anda bisa semakin berhemat. Dengan Kudo, Anda tak perlu antri lama ke kantor BPJS, kantor pos, gerai toko ritel, atau ATM. Cukup ambil smartphone dan lakukan pembayaran tagihan hanya dalam lima menit saja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *