05Jul

17 Cara Berbisnis dari Nol Hingga Sukses Terbaru 2017

Cara berbisnis dari nol hingga sukses terbaru 2017. Membuka bisnis sendiri dapat menjadi pilihan karir bagi kita selepas menamatkan pendidikan. Bisnis juga bisa dimulai saat kita masih belajar di sekolah ataupun bangku kuliah. Ini karena bisnis tidak selalu harus dimulai oleh mereka yang sudah memiliki cukup modal dan pengalaman. Seiring perkembangan zaman, bisnis juga bisa dilakukan oleh mereka yang masih pemula. Dengan modal yang terbatas dan pengalaman yang masih belum terbilang cukup, namun memiliki niat dan tekad yang sungguh-sungguh, kita juga dapat sendiri. Kita bisa melakoni bisnis sembari belajar serta mengumpulkan pengalaman agar dapat ke arah yang lebih baik lagi nantinya.

Pertanyaannya, adakah untuk pemula dengan modal dan kemampuan yang masih terbatas? Jawabnya tentu ada! Apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini yang sudah memanfaatkan internet dalam setiap aktifitas yang dilakukan. Selain bisa digunakan untuk berkomunikasi, penggunaan internet juga telah merambah dunia bisnis. Salah satunya adalah sebagai media jual beli secara online. Bahkan sekarang ini, jual beli online dapat dikatakan tengah begitu diminati seperti halnya belanja offline. Hal ini tentu saja karena banyaknya kelebihan yang ditawarkan oleh sistem belanja online.

Sebelum membahas mengenai cara berbisnis online, terlebih dahulu kita simak apa saja kelebihan dari jual beli secara online, baik untuk penjual maupun pembeli.

  1. Berjualan secara online akan sangat menekan modal. Ini karena kita tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menyewa kios atau ruko seperti halnya toko offline. Kita hanya membutuhkan kuota internet untuk mengakses website, blog atau media sosial tempat berjualan.
  2. Dapat dijalankan secara fleksibel. Tidak seperti toko offline yang harus dijaga dalam waktu beberapa jam sehari, berjualan online bisa dikerjakan sambil sekolah, kuliah atau mengerjakan pekerjaan lain.
  3. Penggunaan website hingga aplikasi berjualan yang sederhana serta bisa dijalankan melalui smartphone. Untuk generasi millenial yang sudah terbiasa menggunakan kecanggihan teknologi, berjualan online tentu menjadi pilihan yang tepat.
  4. Menjual barang secara online akan dapat memungkinkan kita untuk menjangkau pembeli yang lebih luas. Bukan hanya dari satu daerah namun juga dari lain kota, pulau hingga lain negara. Ini tentu akan menambah pundi-pundi penghasilan dari berjualan online.
  5. Bagi pembeli, membeli barang secara online juga akan menguntungkan karena bisa menghemat waktu, tenaga dan biaya. Tidak perlu menuju toko fisik tempat barang dijual, karena pemesanan hingga pembayaran bisa dilakukan dari rumah saja.
  6. Toko-toko online juga menyediakan pilihan yang lebih lengkap serta beragam. Bukan hanya barang-barang mainstream yang biasa kita temukan di toko-toko fisik, namun juga aneka koleksi langka dan edisi terbatas yang hanya diproduksi dalam jumlah sedikit.

Setelah mengetahui apa saja kelebihan dari , kita simak juga kekurangan dari metode bisnis ini. Kelemahan bisnis online penting untuk diketahui sebagai bahan pertimbangan sebelum kita memutuskan untuk bergabung di dalamnya.

  1. Menjual barang secara online dapat diibaratkan seperti menjual kucing dalam karung. Ini karena pembeli tidak dapat melihat ataupun memegang langsung barang yang hendak dibelinya. Penting bagi penjual untuk menuliskan keterangan lengkap terkait barang yang dijual. Mulai dari warna, ukuran, dan spesifikasi lainnya.
  2. Barang tidak dapat langsung diterima oleh pembeli karena harus melalui proses di jasa ekspedisi pengiriman terlebih dahulu. Membeli secara online tidak dapat dijadikan pilihan apabila kita membutuhkan barang secara cepat.
  3. Pengiriman barang memiliki resiko kerusakan atau bahkan kehilangan di tengah jalan. Walaupun tidak selalu terjadi, namun resiko ini tetap ada dan penjual harus bertanggung jawab.

Cara Berbisnis untuk Pemula Tahun 2017

Setelah mengetahui kelebihan serta kekurangannya, kita akan dapat memutuskan apakah hendak mencoba bisnis ini atau tidak. Yang jelas, bisnis online akan cocok untuk pemula karena kemudahan dan keuntungan yang ditawarkannya. Lalu, bagaimana cara membuka usaha online shop apabila kita tidak memiliki modal uang dan barang untuk dijual? Apakah online shop dapat tetap dijalankan? Jawabnya, bisa! Hal ini mungkin untuk dilakukan apabila kita bergabung menjadi dropshipper.

Dropship merupakan salah satu cara berbisnis online yang bisa dilakukan dengan modal kecil atau bahkan tanpa modal sama sekali. Dalam bisnis ini, kita tidak perlu melakukan stok barang ataupun pengemasan dan pengiriman. Pihak supplier akan melakukannya. Tugas kita hanyalah meneruskan pesanan dari pembeli pada supplier.

Untuk lebih jelasnya mengenai menjual dengan cara dropship, berikut adalah penjelasan lengkap cara-cara berjualan dropship dengan disertai contohnya.

  1. Sebelum memulai berjualan, tentukan lebih dulu barang apa yang akan dijual. Setelahnya, cari supplier yang menyediakan barang sesuai keinginan kita. Ambil contoh, kita akan menjual kaos polos secara dropship. Harga yang ditentukan supplier adalah Rp 20.000,- per buah.
  2. Setelah menemukan supplier dan menentukan barang yang akan dijual, tanyakan apakah supplier menerima dropship atau tidak. Tanyakan juga syarat-syarat untuk menjadi dropshipper. Banyak toko atau supplier yang tidak memberlakukan syarat, namun ada juga yang mengharuskan kita untuk membayar uang ataupun melakukan pembelian terlebih dahulu.
  3. Setelah resmi menjadi dropshipper, kita akan diperbolehkan untuk mengambil foto barang dagangan milik supplier. Kita dapat memajang foto tersebut di halaman website atau media sosial kita.
  4. Promosikan barang dagangan tersebut. Apabila ada pembeli yang memesan satu buah, maka kita catat pesanannya dan juga alamat pembeli. Untuk satu buah kaos polos, kita menentukan harga Rp 25.000,- per buah.
  5. Pembayaran yang dilakukan pembeli adalah sebesar Rp 25.000,- untuk satu buah kaos polos. Selanjutnya, kita meneruskan pesanan pembeli tersebut kepada supplier. Serahkan data-data pembeli seperti nama, alamat, nomor telepon dan pembayaran sebesar Rp 20.000,- pada supplier.
  6. Pihak supplier yang akan melakukan pengemasan dan pengiriman barang pada pembeli atas nama kita sebagai pengirim.
  7. Keuntungan yang kita dapatkan adalah Rp 5.000,- yang merupakan selisih antara harga beli dari supplier dengan harga jual pada pembeli.

Cara berbisnis tanpa modal ini memiliki beragam keuntungan. Di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Bisnis ini benar-benar bisa dikatakan tanpa modal sama sekali. Kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli barang yang hendak dijual. Barang yang dijual dalam sistem dropship adalah barang milik supplier. Kita hanya perlu mempromosikannya dan membantu supplier agar barang cepat terjual.
  2. Dapat dilakukan secara fleksibel karena tidak menyita banyak waktu. Kita tidak perlu melakukan proses pengemasan serta pengiriman barang. Waktu kita akan bisa dihemat sangat banyak.
  3. Bisa dilakukan secara offline ataupun online. Untuk penjualan secara online, kita bisa menjualnya secara ready stock. Sementara untuk penjualan offline bisa menggunakan sistem pre order. Pembeli membayar terlebih dahulu dan menunggu beberapa hari hingga barangnya dikirim oleh supplier.
  4. Cocok dipilih untuk bisnis pemula, terutama bagi mereka yang masih pelajar ataupun mahasiswa. Banyak pebisnis online besar yang awalnya meniti karir dari berbisnis dropship.

Selain memiliki beberapa kelebihan, cara berbisnis pakaian lewat cara dropship ini juga memiliki kelemahan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Karena tidak melakukan stok barang, maka kita juga tidak bisa memastikan ketersediaan stok. Bisa saja saat pembeli memesan barang, produk tersebut masih ada. Namun saat kita meneruskan pesanan pada supplier, barang tengah kosong sehingga pembeli harus mengganti dengan barang lain ataupun membatalkan pesanan.
  2. Kita juga tidak akan bisa melakukan proses pengecekan kualitas pada barang. Kita tidak bisa melihat bagaimana supplier mengemas dan mengirim barang, terutama apabila kita berbisnis barang pecah belah yang membutuhkan pengemasan ekstra agar tetap aman di tengah perjalanan. Kita tidak dapat benar-benar memastikan apakah barang dikemas dengan benar dan dijamin aman sampai ke tangan pembeli.
  3. Apabila terjadi kerusakan atau bahkan kehilangan barang saat dikirim, maka hal ini akan menjadi tanggung jawab kita sebagai penjual. Kepuasan pembeli tetaplah berada di tangan kita.
  4. Margin keuntungan relatif kecil karena apabila kita menetapkan selisih harga yang terlalu besar, bisa jadi harga produk akan melambung tinggi dan tidak menarik banyak konsumen.

Agar dapat menghasilkan banyak keuntungan, terdapat beberapa tips yang bisa kita terapkan.

  1. Mulailah dari memilih supplier yang terpercaya. Terpercaya di sini bukan hanya menyediakan harga jual rendah, namun juga tidak menetapkan syarat yang bermacam-macam, mudah untuk dihubungi serta selalu menginformasikan ketersediaan stok. Penting untuk memilih supplier terpercaya karena usaha kita akan bergantung padanya.
  2. Pilih juga supplier yang tidak memberlakukan banyak persyaratan untuk pendaftaran dropshipper. Misalnya, supplier yang memperbolehkan kita untuk menjadi dropshipper tanpa harus membayar sejumlah uang ataupun melakukan pembelian dalam jumlah minimal. Ini akan membantu dalam menekan biaya modal yang harus dikeluarkan.
  3. Apabila supplier tidak secara berkala menginformasikan ketersediaan stok, maka kita yang harus menanyakannya secara berkala. Ini penting agar stok barang bisa selalu diupdate dan tidak kosong sewaktu-waktu.
  4. Agar bisa memastikan kualitas produk yang dijual dan bagaimana supplier mengemasnya, belilah terlebih dahulu satu atau dua produk yang hendak dijual. Apabila kita sudah yakin akan kualitas produk, maka kita akan semakin yakin dalam menjualnya kembali.
  5. Bisnis, apapun itu, akan tetap penting untuk dipromosikan. Jangan lupa untuk selalu mempromosikan produk melalui media sosial, group chat dan lain sebagainya agar semakin banyak orang yang tahu dan tertarik dengan bisnis kita.

Dropship memang termasuk cara membuka usaha kecil-kecilan untuk pemula. Karena margin keuntungan yang relatif kecil, maka kita bisa memilih opsi bisnis ini sebagai permulaan dalam membuka usaha online. Setelah berhasil mengumpulkan banyak keuntungan dan juga pelanggan, kita bisa mulai meninggalkan sistem dropship dan beralih pada reseller. Atau bahkan, bisa jadi kita dapat beralih dari dropshipper menjadi supplier.

Reseller sendiri artinya menjual kembali. Artinya, kita membeli barang secara grosir dari supplier kemudian menjualnya kembali secara ecer. Dalam sistem reseller, kita sendiri yang akan melakukan proses pengemasan dan pengiriman pada pembeli tanpa perantara supplier seperti dalam sistem dropship. Sistem ini juga mengharuskan kita memiliki modal besar untuk pembelian barang secara grosir di muka sebagai modal. Namun keuntungannya adalah margin keuntungan yang lebih besar, karena pembelian secara grosir tentu akan dikenakan biaya yang lebih murah. Menjadi reseller tidak kalah banyak dipilih sebagai cara berbisnis online di samping menjadi dropshipper.

Agar bisa sukses dalam bisnis reseller, terdapat beberapa hal yang harus kita perhatikan. Pertimbangan ini kurang lebih sama seperti bisnis dropship.

  1. Supplier yang terpercaya memang mutlak diperlukan, baik dalam bisnis dropship maupun reseller. Ini karena bisnis kita akan tergantung dari produk yang dikeluarkan supplier serta seberapa terpercaya layanan supplier tersebut. Memilih supplier yang terpercaya akan mempengaruhi kelangsungan bisnis dan juga kepercayaan konsumen kepada kita.
  2. Jika kita tinggal di lain kota dengan supplier sehingga barang harus dikirim menggunakan jasa ekspedisi pengiriman, pilihlah jasa ekspedisi pengiriman yang tarifnya murah. Ini untuk menekan modal agar harga jual nantinya bisa tetap tinggi dan keuntungan bisa diatur.
  3. Sama seperti sistem dropship, dalam reseller kita juga dapat membeli terlebih dahulu beberapa produk yang hendak dijual. Ini agar kita bisa memastikan bagaimana kualitas dari produk tersebut. Setelah memastikan kualitasnya, kita akan merasa semakin mantap saat menjualnya kembali pada konsumen.
  4. Tetapkan margin keuntungan yang tetap masuk akal. Dalam artian, tidak terlalu rendah sehingga kita bisa tetap untung namun juga tidak terlalu tinggi agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen. Kita bisa melakukan survey harga terlebih dahulu di pasaran. Cari tahu berapa rentang harga produk yang sama di pasaran, seperti di toko-toko online. Kita bisa menjual dengan kisaran harga yang sama agar dapat bersaing.
  5. Tetap promosikan bisnis dengan cara membagikan tautan di media sosial, group chat, menawarkan pada teman-teman terdekat, dan lain sebagainya. Ini penting agar bisnis kita semakin dilirik banyak orang dan memiliki lebih banyak kemungkinan untuk terjual.

Jika telah sukses dengan cara membuka usaha kecil-kecilan melalui sistem dropship serta reseller, tidak menutup kemungkinan bahwa kita juga dapat menjadi supplier. Tentunya dengan berbekal pengalaman sebagai dropshipper dan juga reseller, kita akan memiliki pengetahuan yang luas mengenai jenis-jenis barang dagangan yang bisa diperoleh. Sebagai contoh apabila sebelumnya kita berbisnis pakaian, kita bisa mencari informasi dari supplier mengenai dari mana supplier mendapat pakaian tersebut. Apakah supplier memproduksinya sendiri atau mendapatkannya langsung dari pabrik pembuatnya. Jaringan yang luas selama berbisnis sebagai dropshipper dan reseller akan membantu kita agar bisa melangkah menjadi supplier.

Sebagai supplier, kita dapat mengunjungi langsung pabrik pembuat pakaian dan memesan dalam jumlah besar. Setelahnya, kita menjual kembali pakaian-pakaian tersebut secara grosir pada para dropshipper dan reseller di bawah kita. Atau, kita juga bisa menjualnya lagi secara ecer. Harga yang ditawarkan dari pabrik langsung tentu akan lebih rendah sehingga keuntungan yang didapat akan lebih besar. Namun, menjadi supplier tentu bukan tugas mudah. Selain dibutuhkan banyak pengalaman dan jaringan yang luas, modal besar juga akan dibutuhkan dalam melakukan pembelian barang partai besar. Itulah mengapa menjadi supplier baru dapat dilakukan setelah kita sukses menjadi dropshipper ataupun reseller.

Proses yang panjang dan modal besar untuk menjadi supplier termasuk salah satu buah manis dari perjuangan usaha sejak menjadi dropshipper. Menjadi supplier juga tentu akan mendatangkan banyak keuntungan. Akan tetapi, tidak semua dropshipper atau reseller berminat untuk menjadi supplier ataupun menjadikan supplier sebagai tujuan akhir dari bisnis mereka. Banyak dropshipper serta reseller yang sudah merasa puas dengan pendapatan yang mereka hasilkan sehingga tidak sempat berpikir untuk melangkah menjadi supplier. Tentunya ini adalah pilihan masing-masing yang bisa berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.

Bagaimanapun, cara membuka usaha online shop di atas termasuk dalam usaha yang memanfaatkan kecanggihan teknologi. Berbekal gadget dan mudahnya mendapat informasi melalui internet, aneka bisnis online termasuk dropshipper, reseller hingga supplier bisa dilakoni. Tak hanya itu, faktor lain yang mendukung adalah tingginya pengguna internet di Indonesia serta menjamurnya cara belanja online. Aspek lain yang turut mendukung kelangsungan bisnis adalah media online yang kian beragam. Bukan sekadar berjualan melalui website atau blog, namun juga melalui aneka media sosial hingga marketplace. Tiap media memiliki keunggulannya masing-masing yang akan memudahkan kita dalam menjual barang. Mulai dari tampilan yang menarik hingga fitur-fitur khusus dalam penjualan barang.

Yang tak kalah penting, pemahaman akan media berjualan ini juga penting untuk dilakukan. Sebelum mulai menjual barang secara online melalui website, blog, media sosial atau marketplace apapun, penting untuk kita dalam memahami bagaimana cara penggunaannya. Mulai dari cara membuat akun atau bergabung, pengoperasian hingga mengaktifkan fitur-fitur khusus yang akan mendukung dalam transaksi jual beli. Ini harus kita pahami dulu agar proses jual beli nantinya bisa berlangsung secara lebih mudah dan lancar.

Yang tidak kalah pentingnya adalah niat serta kesungguhan dalam menjalankan usaha. Ini termasuk dalam hal terpenting yang harus ada dalam menjalankan usaha apapun. Dengan niat serta tekad yang kuat, kita akan bisa menjalankan bisnis apapun, bahkan yang pada awalnya terlihat tidak mungkin untuk dilaksanakan. Niat serta tekad juga akan membuat kita lebih bersemangat dalam menjalankan usaha. Pada akhirnya, berawal dari niat dan kerja keras dalam berbisnis, kita akan mendapatkan keuntungan dari usaha yang dijalankan.

Cara Berbisnis Melalui KUDO

Salah satu cara memulai usaha dengan modal kecil yang bisa kita lakukan adalah dengan bergabung dalam agen KUDO. Apa itu KUDO, bagaimana cara bergabung sebagai agen dan bagaimana keuntungannya? Berikut akan dipaparkan satu per satu.

KUDO sendiri merupakan singkatan dari Kios Untuk Dagang Online. KUDO ialah salah satu marketplace yang sudah cukup populer di Indonesia. Sama seperti marketplace lainnya, dalam KUDO juga terdapat banyak penjual atau toko yang menawarkan aneka macam barang jualan. Mulai dari barang kebutuhan sehari-hari hingga barang yang sifatnya hanya untuk pemenuhan hobi. Namun tentunya KUDO memiliki banyak kelebihan dibanding marketplace lain yang sudah lebih dulu ada di Indonesia.

Duo pendiri KUDO yaitu Albert Lucius serta Agung Nugroho secara khusus mengonsep KUDO sebagai solusi. Tepatnya, solusi bagi mereka yang ingin memulai usaha namun terkendala modal serta kemampuan. Maka, melalui KUDO, kita tidak hanya dapat berbelanja barang-barang kebutuhan sehari-hari, namun juga ikut berjualan dengan cara menjadi agen. Ini tentu berbeda dengan marketplace lain yang memungkinkan kita hanya bisa membeli barang atau menjual jika memiliki produk yang ditawarkan.

Kelebihan lain yang dimiliki KUDO adalah jaminan keamanan dalam bertransaksi. Bahkan, KUDO mengklaim bahwa transaksi yang dilakukan ialah transaksi online rasa offline. Ini karena pembeli dapat memilih apakah hendak membeli secara online atau secara langsung membayarkan harga produk yang dibeli melalui agen KUDO. Cara ini juga belum pernah ditemukan dalam e-commerce mana pun di Indonesia. Keamanan dalam transaksi membuat kita tidak perlu takut atau ragu dalam menggunakan aplikasi KUDO.

Turut menjadi agen KUDO sebagai cara berbisnis yang sukses akan memiliki beragam keunggulan tersendiri. Di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Pertama, KUDO telah menjalin kerjasama dengan sangat banyak perusahaan dalam menjual produk mereka. KUDO juga telah melakukan seleksi pada perusahaan dan produk yang hendak dijual. Sehingga, kita akan mendapat produk dengan kualitas terbaik dan harga yang sesuai pula.
  2. Jumlah produk di KUDO mencapai jutaan buah. Ini akan membantu agar produk memiliki kemungkinan terjual lebih besar.
  3. Skema pemberian komisi di KUDO terbilang besar, yaitu mencapai tujuh puluh persen. Komisi juga diberikan secara transparan dan adil. Kita bisa melihat besaran komisi yang didapat di bagian bawah dari harga produk.
  4. Aplikasi KUDO telah dirancang agar aman digunakan oleh para agen. Semua transaksi akan terekam dan juga bisa dilacak. Jangan khawatir komisi tidak dibayarkan.
  5. Pendaftaran untuk menjadi agen KUDO tidak dikenakan biaya alias gratis. Kita juga bisa mulai berjualan dengan modal Rp 10.000,- saja. Dengan modal yang sangat kecil ini, kita bisa memperoleh pendapatan yang besar.

Untuk bisa bergabung menjadi agen KUDO, terdapat langkah-langkah khusus yang harus kita ikuti. Berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Pertama, dapatkan terlebih dahulu aplikasi KUDO melalui PlayStore ataupun shop.KUDO.co.id. Download aplikasi karena nantinya kita akan berjualan melalui aplikasi.
  2. Daftarlah menjadi agen dengan cara mengisi data-data yang diperlukan.
  3. Isi saldo awal sebesar minimal Rp 10.000,- saja. Kita tentu bisa mengisi saldo lebih banyak untuk berjualan.
  4. Kita sudah bisa mulai berjualan dan mendapat komisi dari tiap barang yang terjual.

Lalu, bagaimana cara menjual barang melalui KUDO? Hal ini penting untuk diketahui agar kita bisa menjual barang dengan mudah dan cepat. Berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Buka aplikasi KUDO yang sudah didownload melalui aplikasi. Tawarkan produk pada pelanggan, baik melalui media sosial ataupun secara langsung.
  2. Pilih produk yang ingin dipesan oleh pelanggan. Masukkan data-data pembelian dan lakukan konfirmasi pembayaran.
  3. Pelanggan akan membayar pesanan berdasarkan cara yang telah disepakati sebelumnya dengan kita.
  4. Barang akan segera dikirimkan ke alamat pembeli dan kita sebagai penjual akan menerima komisi.

Agar cara berbisnis yang sukses ini bisa mendatangkan keuntungan besar, berikut adalah beberapa tips yang dapat kita terapkan.

  1. Mulailah dengan keseriusan, niat, tekad serta sikap bersungguh-sungguh saat memulai usaha. Ini penting agar kita tidak langsung menyerah saat usaha tidak berjalan lancar pada awalnya.
  2. Kuasai terlebih dahulu teknis penjualan, seperti cara mendaftar di KUDO, cara deposit, referral, mendapatkan komisi dan lain-lain. Hal ini bertujuan agar kita bisa memahami sepenuhnya bagaimana sistem bekerja dan memanfaatkannya untuk memperoleh keuntungan.
  3. Kelola keuangan sebagai agen KUDO secara cermat. Pisahkan antara uang pribadi dengan uang bisnis. Gunakan keuntungan dari berjualan di KUDO sebagai modal atau investasi.
  4. Update ilmu dalam berjualan di KUDO dengan cara mengikuti pelatihan dan turut dalam komunitasnya. Ini juga akan membuat kita tidak ketinggalan aneka update serta kebijakan baru yang diberlakukan KUDO.