Chip Pulsa Smartfren untuk Isi Ulang Pulsa Lebih Cepat
16Aug

Cara Jadi Dropship itu Gimana Sih? Ikuti Langkah-Langkah Ini

Salah satu jenis bisnis online yang dianggap masih baru dan menarik perhatian adalah bisnis dropship. Bagi orang yang baru mengetahui istilah tersebut tentu akan bertanya-tanya mengenai cara kerjanya. Selain itu, tidak sedikit juga yang tertarik untuk menjalankan bisnis ini karena dianggap bisnis ringan yang mudah dan menguntungkan. 

Agar mengetahui lebih dalam lagi tentang bisnis dropship serta cara-cara untuk memulainya. Berikut ini merupakan hal-hal yang harus diketahui seputar bisnis dropship. 

Pengertian Dropshipping 

Banyak yang mengira bahwa bisnis dropship merupakan istilah lain dari bisnis reseller. Padahal kedua usaha tersebut memiliki perbedaan yang jelas mengenai sistem kerjanya. Jika diartikan secara teknis, bisnis dropship adalah suatu usaha yang dilakukan dengan mengirimkan barang secara langsung kepada konsumen. 

Akan tetapi barang tersebut berasal dari pihak ketiga yang berperan sebagai vendor atau pemasok dalam bisnis dropship. Berdasarkan pengertian tersebut, proses pengiriman barang kepada pelanggan dilakukan tanpa adanya penyimpanan barang atau menggunakan perantara lainnya. 

Jika diartikan secara lebih sederhana lagi bisnis dropship memang memiliki persamaan dengan bisnis reseller yaitu mendapatkan barang dagangan dari pihak pemasok. 

Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang berbeda pada bisnis dropship yang perlu diketahui. Perbedaan pertama adalah pada bisnis dropship tidak dilakukan kegiatan menstok barang akan tetapi langsung memasarkan barang dari pemasok. 

Manfaat dan Keuntungan Dropshipping

Berdasarkan pengertian dan sistem kerjanya, bisnis dropship memiliki manfaat sekaligus keuntungan bagi pelaku usahanya. Manfaat dan keuntungan tersebut dijelaskan lebih rinci pada ulasan-ulasan berikut ini. 

  • Modal Kecil 

Manfaat yang terdapat pada bisnis dropship dan sangat menarik bagi masyarakat adalah tidak menyiapkan modal banyak untuk memulainya. Hal tersebut juga memberikan perbedaan mencolok dengan bisnis reseller yang harus menyiapkan cukup modal untuk membeli barang dagangan. Lebih lanjut pada bisnis dropship pemesanan barang baru akan dilakukan jika terdapat pelanggan yang ingin melakukan transaksi. 

  • Mudah Dijalankan 

Manfaat lain dari dropshipping adalah kemudahan dalam menjalankan bisnisnya sehingga dapat dilakukan sendirian. Hal tersebut dikarenakan dropshipper tidak perlu berurusan dengan produk serta pembeli secara fisik. 

Aktivitas yang perlu dilakukan oleh dropshipper hanyalah memasarkan produk dengan mudah melalui internet. Lebih lanjut jika mendapatkan pelanggan maka bisa langsung meneruskannya ke reseller untuk segera diproses. 

  • Lokasi dan Waktu yang Fleksibel 

Bisnis dropship dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja sehingga pelaku bisnis dapat mengaturnya sendiri. Menjalankan bisnis ini dapat dilakukan dengan sesuka hati jika koneksi internet memadai. Oleh karena itu, bisnis dropship ini sering digunakan sebagai usaha sampingan untuk menambah penghasilan. 

  • Pilihan Produk Sangat Variatif 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa pada bisnis dropship tidak perlu melakukan stok barang. Hal tersebut membuat dropshipper dapat menjual produk apa saja tanpa harus membelinya. Selain itu, bisnis dropship juga tidak akan mengalami kerugian material karena hal tersebut. 

Langkah Memulai Bisnis Dropship

Setelah mengetahui pengertian dan keuntungan yang dapat diperoleh melalui dropshipping. Maka saatnya mengetahui langkah-langkah dalam memulai bisnis dropship yaitu terdiri dari sebagai berikut ini. 

  • Memilih Supplier yang Tepat 

Menjadi seorang dropshipper harus siap secara mental karena terdapat beberapa hal yang dapat terjadi. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa dropshipper tidak ikut campur dalam mengirimkan produk. Apabila terjadi suatu keterlambatan atau kecacatan pada produk reseller. 

Maka yang terkena dampak tersebut tentu adalah dropshipper karena telah memasarkan produknya. Tidak hanya berupa komplain, akan tetapi konsumen biasanya meminta pertanggungjawaban atas ketidakpuasannya terhadap produk. Akan tetapi, hal tersebut dapat dihindari dengan cara memilih partner kerja yang berkualitas. 

Pastikan bahwa reseller yang diajak bekerja sama dapat diandalkan serta terpercaya akan produk yang dipasarkannya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menanyakan kepada reseller seputar pelayanan dan produk yang diberikan kepada konsumen. Sedangkan cara untuk menemukan supplier dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai marketplace online. 

  • Memulai Kerjasama dengan Reseller dan Menentukan Harganya 

Setelah dirasa menemukan partner kerja yang tepat maka dapat dilanjutkan dengan menawarkan kerjasama dropship kepadanya. Jika reseller mau menerima penawaran tersebut maka dapat langsung melakukan booking produk untuk dipasarkan nantinya. 

Dalam hal ini, terdapat hal yang tidak kalah penting untuk dirundingkan yaitu terkait pembagian keuntungannya. Biasanya reseller akan menentukan harga produk yang dijual oleh dropshipper. Hal tersebut dilakukan agar harga yang digunakan oleh dropshipper tidak menjatuhkan harga pasar yang ada. 

Adapun keuntungan yang diperoleh untuk dropshipper biasanya berupa komisi sekian persen dari hasil penjualan. Setiap produknya komisi yang dapat diperoleh sekitar 10% hingga 20% dari harganya. Akan tetapi jika dropshipper rajin menjualkan produk dengan strategi bisnis yang baik. Maka total penghasilan yang diperoleh akan cukup besar nantinya. 

  • Menentukan Brand dan Mengkampanyekan Produk 

Agar bisnis dapat memberikan hasil lebih maksimal dengan adanya brand awareness yang bagus di mata konsumen maka bisnis dropship sebaiknya dilakukan pada skala kecil menengah.  Dengan kata lain dropship dilakukan dengan berfokus pada satu sektor bisnis saja. 

Selain itu, apabila memilih banyak variasi produk makapartnerkerja  akan dapat menjadi kompetitor bisnis satu sama lain. Hal tersebut tentu akan dapat mempersulit pelaksanaan pemasaran nantinya. Sementara itu, untuk masalah brand maka ada baiknya untuk memperhatikan ketahanan serta kualitas produknya. 

Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap loyal customer yang akan membeli produk terkait melalui bisnis dropship kedepannya. Lebih lanjut, produk yang berkualitas tersebut dapat dikampanyekan untuk menarik pelanggan dengan cara menampilkan real-pict. Dengan demikian, calon pelanggan akan semakin tertarik untuk membeli produk yang dipasarkan. 

  • Menangani Customer 

Jika berhasil menarik perhatian konsumen melalui kampanye gambar produk yang dilakukan. Maka pelanggan harus ditangani dengan sikap ramah namun tampak tegas. Selain itu, usahakan untuk dapat memberikan layanan fast respond agar tidak sampai kehilangan pelanggan karena menunggu terlalu lama. 

Konsumen dapat diarahkan untuk membaca rincian produk terlebih dahulu sebelum memesan. Dengan demikian, calon konsumen akan dapat lebih paham mengenai spesifikasi produk terkait yang akan dipilih nantinya. 

Itulah beberapa informasi seputar bisnis dropship mulai dari pengertian hingga langkah-langkah dalam memulainya. Jika Anda sedang mencari reseller yang dapat diajak bekerja sama untuk memulai bisnis dropship. Maka KUDO dapat menjadi pilihan tepat dan mewujudkan usaha dropship yang Anda inginkan. 

Terdapat berbagai macam produk yang dapat dijual, bahkan tidak hanya berupa barang saja. Akan tetapi agen KUDO juga dapat menawarkan produk berupa jasa kepada masyarakat seperti jasa pembayaran tagihan bulanan, pembelian tiket pesawat, dan jasa lainnya. Adapun cara kerja dari KUDO dalam hal ini yaitu menawarkan produk-produk didalamnya kepada masyarakat yang dijual secara online. 

Dengan demikian masyarakat yang tidak memiliki akses dalam melakukan belanja online tetap dapat melakukan aktivitas tersebut melalui agen KUDO. Jika ingin mengetahui lebih jelas lagi, Anda dapat mengunjungi situs resmi atau langsung menginstall aplikasinya sekarang juga. Setelah itu ikuti langkah-langkah yang telah diarahkan maka Anda dapat memulai bisnis dropship dengan mudah dan cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *