23May

Hadiah Terakhir Ayah untuk Arnie

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kehilangan salah satu orang terdekat dalam keluarga bukanlah sebuah hal yang mudah. Itu juga yang dialami oleh Arnie, salah seorang anak perempuan dari bernama Bapak Ahmad Zurkonen Muhlison, yang telah dipanggil Yang Maha Kuasa pada tanggal 29 Desember 2016 silam. Bapak Ahmad adalah sosok pekerja keras dan sangat mencintai keluarganya.

Beliau sehari-hari sebagai pengusaha simpan pinjam, namun untuk menambah penghasilan beliau juga menjalankan lain sebagai agen . Disaat itulah beliau mendaftarkan dirinya , untuk memberikan jaminan bagi keluarganya.

Kepada tim Kudo Arnie menceritakan pengalaman dukanya yang kemudian memberikan sebuah kesan berarti bagi dirinya dan Kudo. Berikut hasil wawancara kami dengannya.

Kudo: Seperti apa perhatian almarhum kepada Anda dan keluarga?

ARNIE: Bapak sangat perhatian kepada kami, terutama untuk biaya kuliah saya. Bapak melakukan usaha di sana-sini. Namun semenjak Bapak sakit-sakitan, Bapak jadi lebih istirahat di rumah karena Bapak gak boleh capek. Jadi untuk biaya hidup sehari-hari dibantu oleh Ibu yang bekerja sebagai petugas Quality Control di sebuah pabrik garmen.

Kudo: Apa kenangan paling berkesan dengan almarhum?

ARNIE: Saya selalu dekat dengan Bapak karena Bapak selalu mau mendengarkan segala keluh kesah saya. Bahkan menjelang kepergiannya Bapak sempat memeluk saya saat tidur. Bapak adalah sosok Ayah yang terbaik buat saya.

Kudo: Penyakit apa yang diderita oleh almarhum?

ARNIE: Bapak menderita penyakit gangguan lambung kronis dan liver. Penyakit itu sudah dideritanya selama 3 tahun.

Kudo: Kapan almarhum mendaftarkan dirinya di Kudo?

ARNIE: Saya tidak tau pastinya, namun suatu hari Bapak pernah berbicara dengan saya mengenai . Bapak bilang bahwa Bapak ikut , nanti kalau misal Bapak kenapa-napa tolong diurus asuransinya, karena ada uang 10 juta. Mungkin saat itu Bapak merasa, suatu saat asuransi itu akan bermanfaat buat kami.

Kudo: Bagaimana proses klaim asuransi tersebut?

ARNIE: Menurut saya proses klaimnya mudah dan gak ribet. Dari pihak asuransi tidak meminta persyaratan yang banyak. Saat itu saya mengurus klaim sambil kuliah, jadi memakan waktu sekitar 2 bulan. Mungkin kalau diurus langsung bisa lebih cepat. Kemudian tidak lama dari pihak asuransi menghubungi saya untuk meminta no.rekening untuk proses transfer.

Kudo: Apa pesan Anda untuk teman-teman yang belum mengikuti Asuransi Jiwa Kudo?

ARNIE: Saya merasakan sendiri manfaat yang didapat karena mengikuti Asuransi Kudo. Terutama jika terjadi musibah seperti yang saya alami. Saya merekomendasikan teman-teman saya untuk mengikuti Asuransi Kudo karena preminya murah dan proses klaimnya mudah.

Kejadian yang menimpa Ayahanda Arnie merupakan salah satu bukti betapa pentingnya mengikuti Asuransi Jiwa Kudo. Dengan uang yang diterimanya, dapat membantu Arnie dalam melanjutkan kuliahnya.

Kamu pun bisa melindungi masa depan keluarga atau orang lain dengan mengikuti Asuransi Jiwa Kudo, dengan hanya membayar premi mulai Rp 89.000 per tahun. Untuk informasi lengkap klik di sini.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *