01Aug

Indari Mastuti : “Semua Perempuan Bisa Menjadi Pahlawan Keluarga”

Indari Mastuti, penggerak emakpintar.asia yang juga ibu rumah tangga berbagi kisah suksesnya menjadi pahlawan keluarga dan perempuan yang mandiri secara finansial.

Menjalani dua peran penting sekaligus dalam hidup bukan lagi hal yang baru untuk mayoritas perempuan saat ini. Pertama, perempuan dituntut “sempurna” menjadi sorang . Kedua, perempuan diharapkan bisa membantu perekonomian keluarga. Tak salah kan kalau perempuan pantas disebut sebagai pahlawan keluarga?

Memang bukan hal yang mudah untuk menjalani dua peran itu sekaligus. Perempuan diharuskan bisa menyeimbangkan waktu untuk keduanya dan itulah yang pernah dirasakan oleh Indari Mastuti, seorang ibu yang juga penggerak emakpintar.asia.

Menurutnya, menjadi wanita karir kantoran yang super sibuk dipastikan tidak punya waktu untuk mengurus keluarga. Tak mau kehilangan waktu tersebut, Indari berinisiatif menjalankan , di mana pilihannya adalah menjadi .

Ibu dua anak ini mengakui saat menjadi agen Kudo semuanya menjadi serba mudah. Karena semuanya bisa diakses melalui handphone dan komputer. Serta semua tagihan bisa sangat cepat di handle.

Selain itu, Indari juga merasa lebih memiliki kebebasan waktu dan manajemen waktu yang lebih baik di mana kebanyakan wanita karir tak mendapatkannya. Perempuan yang berprofesi sebagai Writer Business Specialist ini juga mengaku bisa menjadi lebih kreatif dan inovatif.

Melihat banyaknya kemudahan yang didapatkan menjadi agen Kudo, pendiri Indscript Corp menyatakan kalau Kudo bisa mencetak banyak pengusaha online, terutama untuk mereka yang tidak memiliki cukup modal.

“Menurut saya, semua perempuan bisa menjadi pahlawan keluarga dan komunitasnya. Ketika perempuan sudah mandiri, baik secara finansial ataupun secara skill, saya yakin bahwa dia bisa memprediksi masa depannya jauh lebih baik”, Indari Mastuti

Intinya, ketika seorang perempuan ingin mulai berbisnis sebetulnya mereka tidak perlu repot melakukan produksi, karena sekarang sudah ada tempatnya dan mereka tinggal menjualnya saja.

Ya, sepertinya Indari bukan hanya ingin berbagi cerita tentang kesuksesannya dan kemudahannya menjadi agen Kudo. Tapi lewat ceritanya kali ini, Indari seolah ingin mendorong semua perempuan Indonesia untuk bisa mandiri secara finansial sehingga bisa menjadi yang sesungguhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *