4 Kiat Sukses Ala Bob Sadino
10Mar

Ingin Menjadi Agen Dropship? Begini Caranya

Anda ingin menjadi agen dropship? Sebelum tahu apa itu dropship, mari kita bahas mengenai 2 istilah dalam dunia jual beli Reseller dan Dropship. Reseller adalah orang yang menjadi pihak yang menjual kembali produk milik orang lain atau supplier. Bisa dibilang Reseller adalah pihak penjual yang berdiri sendiri dan bukan merupakan pegawai dari pihak Supplier. Namun cara menjadi reseller adalah Anda diharuskan membeli terlebih dahulu barang yang ingin dijual sebagai stock Anda. Sedangkan Dropshipper adalah turunan dari Reseller. Cara kerjanya hampir sama seperti Reseller namun terdapat perbedaan di antara kedua istilah ini yaitu pada stock barang. Jika Anda menjadi Dropshipper, maka Anda tidak perlu membeli barang dari Supplier. Anda cukup meminta izin pada Supplier agar bisa memajang produk jualan mereka ke online shop Anda untuk ditawarkan kepada calon pembeli.

Sistem dropship adalah harga barang dari Supplier yang Anda jual bisa Anda tentukan sendiri harganya dan barangnya akan dikirimkan oleh Supplier ke calon pembeli online shop Anda namun nama dan alamat pengirimnya diganti dengan nama dan alamat Anda. Hal ini untuk mencegah calon pembeli membeli barang ke Supplier Anda. Maka dari itu sebaiknya Supplier tidak disarankan untuk ikut berjualan secara eceran karena bisa saja konsumen akan menemuka barang dari Supplier di internet. Dan tentu saja karena harga barang dari Supplier lebih murah, dipastikan konsumen akan membeli barang di Supplier. Jika hal ini terjadi maka beban menjadi Dropshipper akan bertambah berat dikarenakan harus bersaing dengan Supplier.

Lalu apakah rugi menjadi dropshipper? Tentunya semua hal ada untung dan ruginya. Berikut adalah keuntungan dropship.

  • Tidak perlu keluar banyak modal untuk stok barang. Jika Anda menjadi Reseller, maka Anda akan pasti akan mengalami kejadian di mana stok barang Anda tidak terjual semua. Saat ini terjadi maka Anda akan mengalami kerugian. Selain itu, menjadi Reseller pasti butuh modal banyak untuk stok barang.
  • Anda tidak perlu memikirkan tentang produksi barang dan quality control. Kedua aspek ini membutuhkan ilmu yang cukup banyak untuk melakukannya. Dengan menjadi Dropshipper maka Anda hanya perlu fokus kepada pemasaran saja. Maka dari itu sistem dropship cocok untuk mereka yang baru saja belajar berbisnis online.
  • Karena Anda tidak stok barang, maka Anda tidak perlu sedih maupun galau jika mengalami kerugian saat ada barang Anda yang tidak laku.
  • Kuntungan lain dari sistem dropship adalah bahwa Anda bisa berganti supplier sesuka hati Anda bila dirasa supplier Anda yang sekarang ini tidak cocok.

Itulah 4 keuntungan dari dropship yang bisa Anda dapatkan. Salah satu e-commerce di mana Anda bisa menerapkan sistem dropship adalah Kudo yang menjual berbagai macam barang mulai dari kebutuhan rumah tangga, pakaian, gadeget, makanan, dan masih banyak lagi.

Yang perlu Anda ketahui mengenai cara melakukan dropship adalah Anda harus tahu di mana Anda mengambil produk atau jasa yang ingin Anda jual. Dan jangan lupa pula untuk membuat persetujuan dengan supplier Anda terlebih dahulu agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan ataupun mengecewakan pelanggan yang membeli produk atau jasa Anda. Jika Anda tidak mengetahui barang yang Anda jual secara real maka tidak usah dropship. Karena itulah jika Anda ingin melakukan dropship secara aman dan lancar jadilah bagian dari Kudo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *