11Jan

Karena Berjualan Online Itu Mudah

Di tahun 2013 saya sempat bekerja di salah satu proyek pendanaan beasiswa antara satu brand ponsel pintar terkenal di dunia dengan Institut Teknologi Bandung. Selama bekerja disana saya mendapat banyak ilmu baru berkaitan dengan teknologi informasi dan cara membangun start-up company. Salah satu rekan kerja, Arnold -seorang desainer grafis, saat itu sering bercerita tentang KUDO. Di sela-sela kesibukan, di waktu makan siang, kami kadang bicara mengenai start-up baru di Bandung. KUDO menjadi salah satu topik yang sering muncul dalam pembicaraan kami.

Arnold bilang, “Bu Astri, tak lama lagi internet ini bakal jadi besar sekali. Semua orang akan sulit memisahkan internet dalam kehidupannya.”

“Saya mah kepikiran untuk nyari duit lewat internet, Nold. Susah gak, ya?”

“Gak susah kok, bu. Tapi kenali dulu internet dan manfaatnya dengan positif.”

Ya, Arnold benar juga. Setelah tak lagi bekerja bareng, dua tahun kemudian dia bergabung dengan KUDO. Saya sendiri mulai mengenal perusahaan ini dari#kelasblogger yang diselenggarakan di Bandung seminggu lalu. Ah, ingin cerita sama Arnold tentang ilmu baru ini tapi sayangnya saya belum sempat lagi bertemu sampai sekarang.

Saya pernah bertanya pada tetangga sebelah yang saya prediksi tahu banyak tentang internet. Tapi ternyata yang dia tahu hanya membuat status di Facebook dan main game. Wah, dia ternyata belum tahu kalau dengan internet kita bisa mendapat tambahan uang saku. Caranya dengan jualan secara online. Saya sendiri sebenarnya tidak begitu suka jualan, apalagi kalau harus menawarkan barang dagangan dari mulut ke mulut.

Jualan dengan cara seperti ini mudah. Tidak perlu susah payah membawa barang dagangan atau memajang display seperti di toko, saya sudah bisa menawarkan banyak produk pada konsumen. Hmm … katanya, orang Indonesia memang sudah melek internet tapi yang sudah memanfaatkan online ternyata baru 1% saja.

Alkisah, Albert Lucius dan Agung Nurgoho bertemu di Amerika Serikat lalu menemukan ide untuk membangun sebuah usaha baru yang dinamai KUDO (Kios Untuk Dagang Online). ini adalah memfasilitasi orang yang ingin berjualan dengan menyediakan sebuah platform khusus yang menjembatani transaksi perdagangan antara penjual dan pembeli secara online. Ide keren ini kemudian dirancang menjadi sebuah konsep yang bisa ditawarkan pada investor. Pada Juli 2014 perusahaan berbasis internet ini akhirnya berdiri namun baru memasuki pasar dagang di Indonesia pada Januari 2015.

 

Everyone now can shop online!

Dari satu sesi di kelas menulis ini saya mendapat pengetahuan baru. Distributor, agen dan konsumen merupakan rantai aktifitas online yang paling penting dalam menjalankan bisnis berbasis internet. Apapun produknya, semua bisa ditawarkan secara online termasuk keperluan utilitas rumah tangga, pembelian atau pembayaran asuransi, e-commerce, pembelian tiket, pembelian paket travel, semua bisa dilakukan hanya dengan menyentuh layar ponsel pintar kamu.

Dulu … saya pernah punya niat untuk membuka sebuah warung kecil-kecilan. Selain suka kulineran, saya juga ingin mendapat . Tapi rupanya membuka usaha secara offline begitu modalnya cukup besar. So, ditangguhkan dulu, deh. Tapi kini ada KUDO yang membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin berdagang tapi hanya memiliki modal minim. Selain meminjamkan gawai khusus untuk transaksi, mereka juga mempertimbangkan kemampuan finansial calon agen. Keharusan menyimpan sejumlah deposit sebagai modal awal bisa ditekan ke angka terkecil setelah melalui pertimbangan dan syarat serta ketentuan yang ada.

Siapa yang gak kepingin dapat komisi sebesar 3-10% dari harga produk jualan? Kalau ingin mendapat komisi yang lebih besar ya jualannya juga harus rajin. Simple, kan? Apalagi kalau hasil penjualan dalam sebulan terhitung besar, akan ada bonus tambahan, lho. Oh iya, deposit yang dimaksud tadi adalah uang yang disimpan untuk digunakan saat ada transaksi. Jadi, semacam saldo pribadi atau modal untuk berjualan. Misalnya, ada orang yang ingin membeli sepatu maka konsumen akan mengirimkan uang pembelian ke rekening kita. Nah, setelah itu, saldo kita yang tersimpan di perusahaan akan berkurang sesuai dengan harga sepatu tersebut. Berarti saldo berkurang secara otomatis, dong? Iyalah. Tapi uang konsumen juga masuk dalam rekening kita, kan? Jadi, uang itu bisa kita setorkan kembali untuk menambah saldo yang berkurang tadi. Amankah? Tentunya. Semua transaksi tercatat dengan detail. Jadi, don’t worry!

Barang yang sudah dibeli akan dikirim langsung oleh produsen. Transaksi seperti ini mirip dengan sistem dropship. Mudah, tidak sulit. Eh, bagaimana kalau dalam sebulan hasil penjualannya minim, apakah ada penalti atau tidak? Santai, tidak ada ketentuan penalti. Kalau ingin dapat banyak ya kita harus kerja keras. Kalau malas, ya hasilnya juga sedikit. Dan saya sudah memutuskan untuk sementara ini akan menangguhkan niat untuk membuka warung. Saya daftar jadi saja, ah. Lebih mudah dan praktis.

 

Sumber: https://anovia.wordpress.com/2015/12/25/karena-berjualan-online-itu-mudah/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *