20Dec

Pengertian Komunikasi Bisnis & Pentingnya dalam Mempengaruhi Keberhasilan Usaha

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komunikasi yang baik sangatlah penting untuk mendukung tercapainya tujuan usaha. Jika seorang pengusaha memiliki keahlian dalam berkomunikasi, ini akan menjadi alat yang efektif untuk memikat pelanggan. Para ahli mengemukakan bahwa merupakan suatu yang dilaksanakan di dunia bisnis. Terdapat beberapa pengertian komunikasi bisnis yang dikemukakan oleh para ahli.

  1. Persing
    Persing adalah seseorang ilmuwan dan juga pelaku bisnis. Ia menmebrikan penjelasan tentang komunikasi bisnis sebagai proses penyampaian informasi tentang bisnis. Penyampaian informasi ini memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Komunikasi bisnis ini bisa terjadi secara langsung maupun dengan menggunakan bantuan media seperti simbol-simbol.
  2. Kartz
    Dalam konsepnya, Kartz berpendapat bahwa komunikasi bisnis merupakan proses pertukaran ide, gagasan, informasi, ataupun pesan yang berkaitan dengan suatu tindakan komersial. Jadi Kartz juga mendefinisikan bahwa tujuan komunikasi bisnis ialah untuk pemasaran/perdagangan.
  3. Rosesnbalt
    Rosesnbalt merupakan salah satu ahli yang juga berkontribusi menyumbangkan pemikiranny dalam bisnis. Menurutnya, komuniasi bisnis merupakan proses pertukaran ide, pesa, informasi, gagasan, atau hal lain yang sama. Rosesnbalt juga mengemukakan bahwa komunikasi bisnis bisa dilakukan secara pribadi maupun secara umum. Komunikasi bisnis juga bisa dilakukan dengan bantuan perantara ataupun secara langsung dengan syarat tercapainya tujuan komunikasi bisnis.Pada umumnya, kita bisa menarik kesimpulan bahwa komunikasi bisnis merupakan pertukaran ide, informasi, gagasan / pendapat, serta instruksi yang memiliki tujuan tertentu. Komunikasi ini meliputi segala bentuk komunikasi, baik komunikasi verbal maupun non verbal.

Komunikasi Verbal

Yang dimaksud dengan komunikasi verbal ialah suatu bentuk komunikasi yang disampaikan melalui lisan dan tulisan. Contohnya adalah ketika kita membaca berita di Koran, melakukan presentasi, dan lain sebagainya. Dalam komunikasi verbal, terdapat dua tipe yang didasarkan oleh aktif atau pasifnya komunikan dalam proses berkomunikasi. Tak hanya itu, ketika menggunakan komunikasi verbal kita juga harus memiliki persiapan. Persiapan ini berkaitan dengan penyusunan pola tentang informasi yang ingin kita sampaikan.

Komunikasi Non Verbal

Komunikasi non verbal merupakan hal yang paling mendasar dalam komunikasi bisnis. Namun, komunikasi non verbal ini kurang terstruktur sehingga sulit untuk dipelajari lebih dalam. Salah satu contoh komunikasi non verbal ialah ekspresi wajah. Memahami ekspresi wajah seseorang tidaklah mudah karena jika salah memahami, kita akan salah mendapatkan informasi. Dalam komunikasi non verbal ini yang biasa digunakan ialah simbol-simbol, sandi, warna, gerakan tubuh, dan juga intonasi. Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dengan komuniasi non verbal ini yaitu untuk mengekspresikan emosi, mengendalikan atau mempengaruhi orang lain, dan juga untuk megatur alur percapakan.

Selain komunikasi bisnis dalam bentuk verbal dan non verbal, komunikasi bisnis ini dapat disampaikan secara personal maupun impersonal dengan menggunakan sinyal-sinyal ataupun simbol-simbol. Dalam dunia bisnis, komunikasi sangatlah penting dan harus dijalankan secara efektif. Ada beberapa faktor yang mempengarus efektifitas komunikasi bisnis.

  1. PersepsiSetiap komunikator harus mampu memprediksi pesan yang diampaikan dapat diterima dengan baik oleh komunikan.
  2. KredibilitasYang selanjutnya ialah kredibilitas. Dalam berkomunikasi, seseorang harus bisa menyakinkan komunikan atau audience.
  3. KetepatanDalam hal berkomunikasi, seorang komunikator hendaknya memiliki kerangka berpikir. Jika kita ingin komunikasi terjalin dengan baik, maka komunikator harus bisa mengekspresikan hal yang ingin disampaikan secara tepat.
  4. KecocokanHal yang tidak kalah pentingnya dalam komunikasi bisnis ialah terjalinnya hubungan yang baik dan menyenangkan. Pebisnis dengan sikap yang baik akan bisa menjaga hubungan dengan klien.
  5. PengendalianDalam komunikasi bisnis, pengendalian diri sangatlah penting. Komunikasi merupakan proses memberikan umpan balik atau tanggapan terhadap suatu ide. Tanggapan / umpan balik ini harus selalu diantisipasi agar maksud dan tujuan komunikasi tetap terjaga.

Faktor-faktor komunikasi yang efektif di atas merupakan sarana agar tercapainya tujuan komunikasi bisnis. Dalam hal ini, ada 3 tujuan utama dari komunikasi bisnis.

  1. Untuk Memberi InformasiYang pertama ialah untuk memberikan informasi. Informasi yang diberikan ialah informasi yang memiliki korelasi dengan dunia bisnis. Informasi ini harus disampaikan terhadap pihak lain dengan cara yang tepat. Misalnya seorang direktur perusahaan sedang mencari pegawai. Dengan segala persyaratan, ia memasang iklan di media masa baik cetak maupun elektronik. Pemasangan iklan inilah yang kemudian menjadi maksud komunikasi bisnis, yaitu memberikan informasi tentang perekrutan karyawan baru.
  2. Untuk Memberi Persuasi
    Tujuan yang ke dua ialah member persuasi. Persuasi dilakukan pada pihak lain agar apa yang ingin disampaikan dapat dipahami dengan baik dan benar. Dalam komunikasi bisnis, persuasi dilakukan terutama pada hal yang berhubungan dengan negosiasi. Banyak pebisnis yang melakukan hal ini ketika berkomunikasi dengan pelanggan agar tidak ada pihak yang dirugikan.
  3. Untuk Melakukan Kolaborasi
    Tujuan yang terkahir dalam komunikasi bisnis ialah untuk melakukan kolaborasi. Kolaborasi atau sering juga disebut kerja sama antar satu orang dengan orang yang lain. Dengan adanya komunikasi bisnis, seseorang akan dengan mudah melaksanakan tujuannya yaitu untuk melakukan kerja sama. kini lebih mudah karena didukung oleh berbagai media telekomunikasi seperti telepon dan internet.

Dalam komunikasi bisnis, terdapat 6 unsur utama sebagaimana dijelaskan di bawah ini.

  1. Memiliki Tujuan
    Komunikasi bisnis haruslah memiliki tujuan. Setiap pelaku bisnis yang melakukan komunikasi bisnis sudah pasti memiliki tujuan. Sehingga agar terciptanya tujuan yang dikehenndaki, mereka haruslah mengikuti aturan dalam komunikasi bisnis.
  2. Berfungsi sebagai Pertukaran
    Komunikasi bisnis merupaka sebuah pertukaran gagasan. Dalam hal ini, harus ada paling sedikit 2 (dua) orang yaitu komunikator dan komunikan. Merekalah yang nantinya akan melakukan pertukaran ide, gagasan, informasi, dan pesan yang akan menjadi tujuan dari komunikasi bisnis.
  3. Pesan yang beragam
    Dalamkomunikasi bisnis, seorag pelaku bisnis bisa saja menyampaikan ide, pesa, atau gagasan dalam cara yang beragam. Hal tersebut didasarkan pada situasi, kondisi, serta tujuan yang ingin dicapai dalam komunikasi bisnis.
  4. Menggunakan saluran personal atau impersonal
    Dalam melakukan komunikasi bisnis, seseorang bisa melakukannya secara personal maupun impersonal. Cara yang biasanya dilakukan yaitu dengan cara bertatap muka ataupun menggunakan media yang mendukung.
  5. Penggunaan Simbol dan Sinyal
    Simbol dan sinyal merupakan contoh dari sekian metode yang sering digunakan dalam komunikasi bisnis. Penggunaan simbol dan sinyal lebih banyak diminati karena penggunaannya yang mudah dipahami dan dimengerti oleh banyak orang.
  6. Pencapaian
    Ada beberapa perbedaan pencapaian dalam komunikasi bisnis. Ada pencapaian lembaga/organisasi dan juga ada pencapaian personal.Selain tujuan bentuk, dan juga unsu-unsur dalam komunikasi bisnis, terdapat beberapa fungsi khusus. Fungsi dari komunikasi bisnis dijelaskan seperti di bawah ini :
  7. InformatifFungsi ini sangat penting dalam komunikasi bisnis. Fungsi informative ini  juga akan menunjang sistem kinerja perusahaan, kegiatan operasional, maupun aktivitas para pimpinan perusahaan serta para karyawan.
  8. Integratif
    Fungsi lainnya dari komunikasi bisnis ialah fungsi integratif. Fungsi ini akan membantu untuk berjalannya komuniasi bisnis yang efektif dan efisien.
  9. Regulatory
    Fungsi regulatory dalam komunikasi bisnis biasanya berhunbungan dengan pengaturan dan pengendalian perusahaan. Fungsi ini akan membantu perusahaan untuk menjalankan aktivitasnya secara lancar. Contohnya ialah laporan dari karyawan kepada pimpinan perusahaan.
  10. Persuasif
    Fungsi terakhir dari komunikasi bisnis ialah fungsi persuasive. Fungsi persuasive ini bertujuan untuk mempengaruhi pola piker dan kepercayaan serta sikap seseorang. Hal ini dilakukan agar mereka bertindak sesuai dengan yang dikehendaki dan diharapkan oleh perusahaan.

Contoh komunikasi bisnis yang bisa dijadikan referensi untuk memulai komunikasi bisnis yang baik dengan klien Anda.

Komunikasi bisnis memang hal yang utama dalam dunia bisnis. Bisnis apapun yang dijalani, tak lepas dari komunikasi bisnis termasuk seperti halnya . KUDO merupakan salah satu wadah bagi para pelaku bisnis untuk dengan mudah melakukan transaksi jual beli. KUDO menyediakan tempat untuk para pengusaha di Indonesia untuk berjualan online. Kini KUDO menjadi salah satu lapak terbesar di Indonesia. KUDO sendiri memiliki banyak kelebihan disbanding dengan platform yang lainnya.

Kelebihan KUDO :

  1. Memiliki Produk Yang Berkualitas
    KUDO menyediakan jutaan produk yang berkualitas. Produk-produk yang dijual di KUDO merupakan produk yang berasal dari perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Jadi, tidak perlu lagi khawatir tentang keunggulan produk yang dijual di KUDO.
  2. Memberikan Komisi Besar
    KUDO memberikan kesempatan untuk masayarakat di Indonesia untuk bergabung dengan KUDO. Di sini kalian bisa menjadi dan menjual produk-produk di KUDO. KUDO memberikan komisi yang besar untuk para KUDO hingga 70% tergantung dari hasil penjualan.
  3. Keamanan Yang Terjamin
    KUDO memberikan keamanan bertransaksi untuk setiap agen yang terdaftar. KUDO menyediakan aplikasi dan website yang bisa dengan mudah diakses untuk semua agen KUDO. Seluruh kegiatan transaksi baik melalui website ataupun aplikasi akan direkam sehingga agen bisa mengecek kembali suatu saat jika dibutuhkan. Sehingga para agen KUDO dapat melakukan transaksi dengan aman dan nyaman.
  4. Pendaftaran Yang Mudah
    Jika Anda berminat untuk menjadi agen KUDO dan bermitra dengan KUDO, maka daftarkanlah diri Anda. Jika Anda ingin menjadi agen KUDO, Anda bisa melakukan investasi modal awal terlebih dahulu. Untuk invesatasi modal, KUDO tidak memberikan batasan. Anda bisa berinvestasi sebagai agen KUDO dengan modal awal Rp 10.000,- saja. KUDO juga tidak membatasi usia maupun latar belakang pendidikan, sehingga semua memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi agen KUDO. Setelah menjadi agen KUDO, ada beberapa tugas yang wajib dilakukan. Tugas utama agen KUDO ialah untuk menerima pembayaran atas pembelian produk yang ada di KUDO. Tugas lainnya yang bisa dilakukan agen KUDO adalah menjual berbagai macam pulsa elektrik, tiket pesawat, tiket kereta api, dan juga token listrik. Tidak hanya melayani penjualan tersebut, tapi juga melayani pembayaran lainnya seperti pembayaran internet, tagihan telepon, air, listrik, sampai cicilan motor dan KPR. Semua dapat dilakukan oleh agen KUDO. Setelah pembayaran dilakukan, agen KUDO akan mendapatkan komisi dari penjualan tersebut. Mudah bukan? Apakah Anda tertarik untuk bermitra dengan KUDO dan menerapkan komunikasi bisnis yang telah Anda pelajari di atas?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *