25Jul

Tingkatkan Potensi IT, Kudo Jadi Tuan Rumah Workshop CompFest Academy

Ikut meningkatkan potensi IT di Indonesia, Kudo jadi tuan rumah workshop CompFest Academy.

Kesediaan menjadi tuan rumah untuk rangkaian CompFest 8 Fasilkom UI, tak lain untuk ikut memberikan kontribusi untuk pengembangan kemampuan IT, terutama .

Berikut ulasan acara  CompFest Academy yang berlangsung di Kudoplex, 23-24 Juli kemarin, seperti yang dimuat dalam laman blog.compfest.web.id.

 

CompFest 8, Jakarta Selatan ─ Pada Sabtu (24/7) dan Minggu (25/7) telah berlangsung Workshop Design Thinking, salah satu rangkaian acara IoT Academy, yang diadakan di Kudoplex, Jakarta Selatan. Workshop dibuka dengan sambutan dari Project Officer CompFest 8, Angga Dwi Arifandi.

 

Hari Pertama Workshop Design Thinking

Materi Design Thinking dibawakan oleh Tim MakeDoNia. Workshop Design Thinking hari pertama ini dibagi menjadi sesi Insight dan sesi Fieldwork. Pada sesi Insight, para peserta diminta untuk menggali sedalam-dalamnya mengenai inovasi yang akan mereka buat, seperti menentukan target customer dan mengetahui apa yang customer butuhkan.

 

Memasuki sesi Fieldwork, para peserta diberikan waktu kurang lebih selama 2,5 jam untuk mewawancarai orang-orang yang sesuai dengan target customer mereka. Masing-masing tim didampingi oleh satu panitia CompFest 8. Pada sesi Fieldwork ini terlihat antusiasme para peserta dalam mencari dan mewawancarai customer. Sebagai contoh, Tim Vector yang terdiri dari Dimas, Irwan, dan Eka memilih kategori Public Facility dan berencana membuat alat keamanan kebun binatang yang terinspirasi dari kasus jatuhnya anak kecil melewati besi pembatas kandang gorila di kebun binatang Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat.

 

Hari Kedua Workshop Design Thinking

Workshop dibuka dengan penjelasan tentang Kudo Technology oleh Head of Front End Kudo, Mas Panji. Hari kedua terdiri dari sesi Ideation dan sesi Implementation. Peserta terus dibimbing untuk semakin memantapkan ide mereka. Peserta mendapatkan sticky notes, impraboard, dan kertas ukuran A3 dari panitia kemudian diminta oleh Mas Rifan dari MakeDoNia untuk menulis apa saja permasalahan yang dihadapi customer berdasarkan hasil wawancara kemarin beserta solusinya.

 

Pada sesi Implementation, setiap tim membuat prototipe menggunakan alat yang diberikan oleh panitia lalu mempresentasikan prototipe mereka. Antusiasme peserta terlihat saat mereka mempresentasikan karya-karya mereka yang unik. Sebuah botol dapat dibuat sebagai pengingat agar pengguna tidak lupa minum air. Selain itu, kotak obat juga dibuat agar dapat memberikan notifikasi kepada pengguna agar tidak lupa minum obat.

 

“Konsep design thinking ini kan dibuat memang untuk merubah mindset, tidak hanya membuat yang keren saja tetapi juga teknologi yang dibutuhkan oleh masyarakat itu sendiri,” jelas Kresna atau yang biasa dipanggil Kekes dari Tim MakeDoNia. Kekes juga berharap agar semua produk IoT Academy tidak hanya dibuat pada saat acara saja melainkan dapat menjadi produk yang sustainable, dapat dipakai serta dapat diproduksi secara massal.

 

Simpulan singkat tentang materi dan selfie bersama peserta, pembicara, dan panitia menjadi penanda bahwa Workshop Design Thinking IoT Academy telah selesai. Ikuti terus rangkaian acara CompFest 8 melalui lini masa kami di Twitter @compfest, Facebook CompFest, dan situs utama kami di compfest.web.id. (Ayu/Press CompFest 8)

Sumber artikel : http://blog.compfest.web.id/design-thinking/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *