21Jul

Cara Membuka Minimarket Rumahan dengan Modal Kecil 2017

Salah satu offline yang dapat dijalani dan mendatangkan keuntungan adalah . Sesuai namanya, usaha ini serupa yang menjajakan aneka kebutuhan primer dan sekunder sehari-hari serta dilaksanakan rumah. ini berbeda dengan minimarket. Apabila dalam waralaba minimarket dibutuhkan besar untuk membeli hak usaha, maka dalam ini modalnya relatif lebih kecil. Bisnis ini terutama cocok untuk mereka yang menghabiskan waktu di rumah karena tidak dapat banyak beraktivitas di luar rumah, seperti yang mengurus , orang tua, dan lain-lain. Keuntungan yang besar membuat usaha ini terbilang menarik untuk dijalani.

Minimarket rumahan dapat menjadi pilihan pertama untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Hal ini terutama karena jaraknya yang dekat terutama apabila didirikan di kawasan padat penduduk. Selain itu, aneka produk yang tersedia juga terbilang lengkap, mulai dari kebutuhan sehari-hari seperti hingga aneka kebutuhan sekunder seperti mainan anak-anak dan lain-lain. Bahkan, beberapa minimarket turut menyediakan , top up hingga layanan pembayaran , dan lain-lain. Aneka produk dan layanan yang diberikan akan menjadi keunggulan serta daya tarik tersendiri bagi minimarket di rumah ini. Dan tentunya, produk serta layanan yang beragam akan dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar.

Bisnis Waralaba Minimarket dan Minimarket Rumahan

Sebelum membahas terkait usaha minimarket rumahan, kita akan telisik dulu terkait waralaba minimarket. Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan berbagai waralaba minimarket yang menjamur di sekitar kita, bahkan bisa dibilang telah tersedia hingga ke berbagai pelosok desa. Konsep waralaba minimarket ini sendiri membutuhkan dana yang tidak sedikit. Walaupun tidak terdapat patokan persis mengenai dana yang diperlukan untuk membuka satu gerai waralaba minimarket, namun kisaran biayanya ada di angka Rp 400.000.000,-. Angka ini di luar bangunan serta lahan, sehingga apabila ditotal semuanya dapat mencapai angka satu miliar Rupiah. Ini pun terbilang hanya untuk di pinggiran kota, sehingga di pusat kota tentu harganya akan semakin melambung.

Investasi di luar lahan serta bangunan sendiri terbagi dalam dua kategori toko. Pertama untuk investasi 36 rak seluas 8 meter persegi maka membutuhkan dana Rp 380.000.000,- sementara untuk investasi kedua yaitu 45 rak seluas 100 meter persegi akan memakan biaya hingga Rp 400.000.000,-. Investasi ini termasuk biaya waralaba awal selama lima tahun, renovasi lahan untuk konstruksi sipil serta instalasi kelistrikan, peralatan dan AC, perizinan, cash register beserta sistemnya, papan nama toko dan display serta promosi hingga persiapan pembukaan toko. Selain dengan membuka gerai baru, terdapat pula opsi take over atau TO dengan besar investasi antara Rp 700.000.000,- hingga Rp 800.000.000,-.

Cara Membuka Minimarket Rumahan dengan Modal Kecil 2017

Pembelian toko yang telah berjalan ini menggunakan harga paket yang sudah ditentukan serta termasuk franchise fee selama lima tahun, perizinan serta peralatan toko. Toko yang hendak di TO harus telah berjalan selama setidaknya satu tahun dan penjualan harian mencapai Rp 10.000.000,- hingga Rp 13.000.000,- serta bisa diperpanjang sewanya dalam kurun waktu lima tahun. Investasi waralaba minimarket ini akan sangat bergantung pada lokasi serta trafik manusia yang tinggi. Keseluruhan proses mulai dari persiapan hingga mulai beroperasi memakan waktu kurang lebih tiga bulan. Sementara untuk balik modalnya sendiri maksimal 3 tahun dan paling cepat 22 bulan.

Mengingat besarnya dana yang harus dikeluarkan untuk minimarket ini, tentu tidak semua orang bisa menjalankannya. Sehingga, alternatif yang bisa dilakukan untuk minimarket sendiri adalah dengan membuat versi rumahannya. Modal yang dibutuhkan tidak akan mencapai satu miliar Rupiah. Bisnis ini lebih terjangkau terutama karena kita tidak membutuhkan sewa tempat yang mahal. Desain minimarket rumahan dapat menggunakan garasi rumah atau bagian dari rumah yang direnovasi menjadi minimarket. Modalnya bisa didapat dari dana pribadi atau pinjaman bank. Bisnis ini terutama dapat dijalankan apabila lokasi rumah kita strategis dan berada di tengah kawasan padat penduduk.

Persiapan Membangun Minimarket Rumahan

Mengingat potensi bisnis yang terbuka lebar untuk membuat minimarket sendiri, maka kita harus mempersiapkan usaha ini secara matang agar dapat bersaing dengan yang lain. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan terkait pendirian usaha minimarket.

  1. Mulailah dari menentukan lokasi usaha. Apabila rumah kita berada di kawasan padat penduduk yang strategis atau berada di pinggir jalan raya, maka ini adalah keuntungan tersendiri. Minimarket kita akan berpotensi dikunjungi banyak orang. Kita tidak perlu menyewa ruko atau tempat usaha yang dapat menghabiskan banyak biaya.
  2. Modal yang harus dikeluarkan untuk usaha minimarket rumahan ini berkisar ratusan juta Rupiah, namun tidak sebesar modal untuk waralaba minimarket. Bangunan minimarket yang ideal adalah lima puluh meter persegi sehingga dapat memuat hingga 20 rak minimarket. Rak ini sendiri bisa ktia dapatkan di ataupun offline yang secara khusus menjual rak minimarket.
  3. Minimarket seringkali diidentikkan sebagai tempat yang menyenangkan. Terutama karena lokasinya di pemukiman padat penduduk, pinggir jalan utama atau di pinggir jalan desa sehingga pasar utamanya adalah para pejalan kaki atau masyarakat desa. Jika hendak mendirikan bisnis minimarket, maka harus dipikirkan matang-matang siapa saja pangsa pasarnya serta berapa banyak orang yang melintas di sekitar lokasi usaha. Usaha minimarket terutama dapat mendulang apabila didirikan di dekat sekolah, perkantoran, kompleks perumahan, dan di pinggir jalan.
  4. Cara membuka minimarket pribadi juga termasuk melakukan renovasi pada bagian rumah yang hendak dijadikan minimarket. Renovasi ini termasuk agar bangunan minimarket memiliki desain yang menarik serta menyerupai gerai minimarket pada umumnya.
  5. Fasilitas lain yang bisa turut disediakan adalah lahan parkir yang memadai. Jika memungkinkan, jangan bebankan biaya parkir pada pengunjung atau parkir . Tujuannya adalah untuk menarik sebanyak mungkin pengunjung yang hendak membeli di minimarket tersebut. Hal ini termasuk dalam pelayanan pelanggan agar merasa puas.

Potensi Usaha Minimarket di Desa

Usaha minimarket yang dijalankan di desa memiliki potensi yang cukup besar dan . Daerah pedesaan tentu tidak seperti perkotaan di mana banyak terdapat pusat perbelanjaan besar dan lengkap. Wilayah desa umumnya hanya memiliki warung-warung kecil dan pasar tradisional sebagai tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari. Sehingga, minimarket akan menjadi pilihan pertama dalam membeli aneka kebutuhan sehari-hari, karena besar letaknya jauh di pusat kota. Selain itu, pengalaman berbelanja di minimarket juga akan lebih menyenangkan terutama untuk anak-anak. Suasana yang menyenangkan, sejuk serta barang yang lengkap turut menjadi faktor mengapa berbelanja di minimarket dipilih oleh orang-orang desa.

Prospek minimarket yang cerah ini turut didukung pemerintah yang telah secara konsisten mengucurkan dana desa hingga triliunan Rupiah guna membangun daerah pedesaan. Pemerintah membangun desa agar menjadi kota, termasuk dengan cara memperbaiki aneka fasilitas seperti jalan raya, , air dan lain-lain. Masyarakat desa memang masih sedikit jumlahnya, demikian pula dengan margin keuntungan dari tiap barang yang dijual di minimarket pun tidak terlalu besar. Namun apabila masyarakat sering berbelanja di minimarket, maka keuntungan yang didapat juga akan besar. Apalagi jika kita mengingat tingkat persaingan usaha minimarket yang ada di desa sangat rendah. Dengan demikian, kita bisa memiliki peluang sukses yang lebih besar.

Jika dibandingkan usaha minimarket di desa dan di kota, prospek usaha minimarket yang didirikan di kota tentu akan sangat menjanjikan. Hal ini tentu karena penduduk kota yang lebih padat daripada penduduk desa. Namun, perlu diingat bahwa tingkat persaingan di kota juga lebih tinggi. Usaha minimarket yang didirikan di kota cenderung rentan mengalami kebangkrutan atau gulung tikar, terutama apabila tidak memiliki manajemen minimarket yang baik. Gerai minimarket di kota tidak hanya ditemukan di pinggir jalan besar, namun juga di dalam kompleks perumahan hingga pinggir jalan desa. Pangsa pasar usaha minimarket di kota juga adalah pejalan kaki serta penduduk sekitar.

Gerai minimarket telah berkembang menjadi sebuah usaha yang menjanjikan serta berpotensi mendatangkan keuntungan hingga sebesar milyaran Rupiah. Bisnis ini bisa dibilang anti krisis serta non musiman karena manusia akan terus berbelanja terutama untuk kebutuhan bulanan atau harian secara konsisten. Pendek kata, minimarket termasuk yang tepat untuk dijalankan. Usaha ini nyaris tak pernah sepi pembeli. Selain itu, aneka kebutuhan sehari-hari seperti juga akan selalu dibutuhkan manusia selama hidupnya. Namun, untuk meraih kesuksesan dalam bisnis ini tentu dibutuhkan strategi dan persiapan tertentu. Tujuannya agar bisnis tidak mandeg di tengah jalan dan akhirnya merugi.

Memulai Usaha Minimarket Agar Laris Manis

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan terkait cara membuka minimarket pribadi. Hal-hal ini perlu menjadi pertimbangan untuk mewujudkan bisnis minimarket yang menguntungkan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Pemilihan lokasi termasuk dalam persiapan penting dalam memulai bisnis minimarket. Banyak minimarket yang akhirnya gulung tikar karena pemilihan lokasi di tempat yang kurang strategis dan jarang dilalui pejalan kaki. Lokasi yang mudah dijangkau serta berada di dekat keramaian seperti di pinggir jalan raya, dekat perkantoran, dekat sekolah atau di dalam kawasan padat penduduk akan sangat mendukung usaha minimarket. Peranan lokasi ini sangat penting dalam menentukan keberhasilan usaha. Apalagi dengan ketatnya persaingan di usaha minimarket membuat kita harus jeli menentukan lokasi yang paling tepat.
  2. Kedua, kita juga harus memperhatikan para kompetitor pada bisnis yang sama. Hal ini mungkin tidak menjadi perhatian bagi sebagian orang, namun kompetitor yang ada juga harus kita perhatikan. Tidak jarang alasan kegagalan bisnis minimarket adalah karena usaha ini didirikan di kawasan yang sudah terdapat banyak minimarket sehingga pembeli lebih memilih untuk berbelanja di minimarket yang telah lebih dulu berdiri. Usaha minimarket baik di desa maupun di kota tak lepas dari persaingan yang ada. Agar usaha minimarket bisa laris manis, maka minimarket yang didirikan harus dapat menarik banyak orang untuk berkunjung dan melakukan . Caranya beragam, dapat dengan mengadakan program diskon, obral , hadiah langsung, door prize, taman bermain untuk anak-anak hingga door prize dan aneka menarik lainnya.
  3. Manajemen minimarket juga harus dijalankan secara baik. Salah satunya adalah dengan menjalin dengan . Supplier tentu akan membutuhkan minimarket dalam mendongkrak penjualannya. Supplier ini biasanya akan mendatangi usaha minimarket secara langsung dan menitipkan barang dengan sistem konsinyasi. Sistem ini akan sama-sama menguntungkan supplier maupun kita sebagai pelaku usaha minimarket. Namun, selalu ingat untuk tidak sembarangan memilih supplier. Pilih supplier terpercaya serta distributor minimarket handal yang menawarkan harga murah.
  4. Usaha minimarket yang kita bangun haruslah memiliki perbedaan yang positif dibandingkan dengan usaha para pesaing. Hal ini bisa terlihat dari harga yang lebih terjangkau, walaupun hanya beberapa ratus Rupiah.

Mendirikan Usaha Waralaba Minimarket dan Minimarket Rumahan

Untuk panduan mendirikan dan mengelola usaha minimarket rumahan, kita tidak perlu direpotkan dengan masalah perizinan seperti pada waralaba minimarket. Kita cukup menyediakan bangunan sebagai tempat berdirinya usaha lalu mengisinya dengan produk-produk yang dijual. Setelah itu, kita sudah bisa mulai berjualan. Tahapan prosesnya akan berbeda apabila kita berbisnis waralaba minimarket. Untuk memulai waralaba minimarket, kita harus mengurus surat izin untuk membuka usaha minimarket terlebih dahulu. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Tidak jarang bisnis waralaba minimarket bangkrut serta tutup karena tidak mendapat izin atau surat izin yang dibutuhkan. Biaya pengurusan surat izin ini cenderung tidak mahal dan sudah termasuk biaya untuk investasi.

Pengurusan izin ini sendiri harus dimulai sejak sebelum minimarket didirikan. Mendapatkan surat izin ini bisa dengan mendatangi perindustrian serta perdagangan, dengan didahului surat pengantar dari RT dan RW setempat. Proses berikutnya yang tak kalah penting adalah merekrut yang profesional serta handal. Karyawan ini bisa dipilih sesuai kualifikasi, terutama yang jujur, serta cekatan. Karyawan termasuk aset usaha minimarket. Memiliki karyawan unggul akan mempercepat kesuksesan bisnis yang dibangun. Merekrut karyawan dapat melalui iklan lowongan di surat kabar atau ditempel di depan minimarket. Usaha ini dapat maju salah satunya adalah berkat karyawan. Maka dari itu, pilih karyawan yang benar-benar kompeten di bidangnya.

Mendirikan bisnis minimarket tanpa adanya gangguan juga dibutuhkan hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar. Misalnya adalah lembaga kepolisian untuk menjaga keamanan di minimarket. Selain itu, hubungan baik dengan penduduk sekitar juga wajib dilakukan agar minimarket dapat lebih diterima. Manajemen minimarket yang bagus dan adanya dukungan dari berbagai pihak akan semakin mendorong keberlangsungan usaha terutama dalam jangka waktu panjang. Kita tidak sekadar menyediakan kebutuhan sehari-hari dengan harga termurah, namun juga pelayanan prima, termasuk dekat dengan masyarakat. Hal ini akan membuat minimarket dapat semakin menarik pembeli agar berbelanja, yang pada akhirnya akan berimbas juga pada keuntungan yang didapat.

Hal lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan trafik penjualan adalah menyediakan layanan pesan antar. Layanan ini memungkinkan pembeli untuk berbelanja di minimarket kita tanpa harus keluar rumah. Pembeli cukup menelepon dan memesan barang via telepon, setelahnya kita mengantar barang pesanan pembeli ke alamatnya. Tentu akan ada biaya pesan antar serta minimal pembelian yang disyaratkan. Layanan ini dapat mendongkrak penjualan serta membantu kita dalam lebih mempromosikan minimarket ke masyarakat luas. Layanan pesan antar ini juga akan memudahkan pembeli yang sibuk dan tidak sempat keluar rumah untuk berbelanja.

Mendapat Keuntungan dari Bisnis Online

Apabila minimarket rumahan termasuk dalam bisnis offline, maka kita juga bisa mencari tambahan penghasilan dari . Bisnis dapat kita jalankan melalui media website, blog, jejaring sosial hingga marketplace yang kini sudah menjamur. Macam-macam bisnis online termasuk berjualan produk hingga menawarkan . Umumnya jenis-jenis bisnis online tidak jauh berbeda dengan bisnis offline. Bahkan bisa dibilang bisnis online ini lebih beragam. Keuntungan yang didapat juga akan lebih besar karena daya jangkau yang lebih luas. Apabila dalam bisnis minimarket kita hanya menyasar pembeli dari para pejalan kaki yang melintas atau orang yang tinggal di sekitar minimarket, maka dalam bisnis online kita bisa menyasar segmen hingga pembeli di seluruh .

Hal ini bukan tidak mungkin karena kita menjajakan produk serta jasa melalui internet yang diakses semua orang di berbagai tempat yang berbeda. Pengiriman ke luar kota atau luar pulau akan menggunakan jasa ekspedisi pengiriman. Berikut adalah kelebihan dari bisnis online yang bisa kita peroleh.

  1. Modal terbatas. Tidak memerlukan modal besar hingga satu miliar Rupiah seperti halnya rincian minimarket secara waralaba seperti di atas. Modal yang dapat ditekan hingga minimal ini terutama karena tempat berjualan yang gratis, yaitu blog, jejaring sosial hingga marketplace. Kita bisa membuat akun blog serta jejaring sosial ataupun bergabung dalam marketplace secara gratis tanpa dipungut biaya, sehingga akan menekan modal.
  2. Dapat dijalankan secara fleksibel. Dibanding minimarket di rumah yang mengharuskan kita menjaganya selama buka atau mempekerjakan karyawan, maka dalam bisnis online jam kerjanya akan lebih fleksibel. Tidak heran apabila bisnis online banyak digeluti oleh mereka yang masih berstatus sebagai pelajar ataupun .
  3. Keuntungan akan tetap besar karena dapat menjangkau pembeli hingga ke berbagai wilayah di Indonesia. Kita bahkan bisa menjajakan produk serta jasa pada orang yang berada di luar negeri sehingga keuntungan yang didapat dapat semakin berlipat.
  4. Mudah untuk dijalankan, karena bisnis online akan menggunakan media seperti jejaring sosial dan marketplace yang banyak digunakan orang serta familiar digunakan.

Berikut adalah beberapa media yang umum digunakan dalam bisnis online. Kita bisa memilih salah satu di antaranya yang paling familiar dan dirasa menguntungkan.

  1. Website sudah umum digunakan sebagai tempat menjajakan produk ataupun jasa secara online. Memiliki website dan domain sendiri akan memperlihatkan bahwa usaha yang kita jalankan termasuk profesional. Website juga bisa dipersonalisasi sesuai keinginan dan kebutuhan masing-masing. Namun website premium seperti ini biasanya merupakan website berbayar, sehingga kita harus mengeluarkan modal yang cukup besar. Website dapat dibuka apabila usaha kita sudah cukup besar dan berjalan dalam waktu cukup lama.
  2. Blog juga dapat digunakan sebagai tempat berjualan secara online. Sama seperti website, blog juga dapat dipersonalisasi menggunakan template yang sesuai kebutuhan. Sehingga blog dapat menjadi alternatif tempat berjualan yang lebih terjangkau dibanding website premium.
  3. Jejaring sosial seperti Facebook serta Instagram juga sering digunakan sebagai tempat berbisnis online. Kita bisa berjualan sekaligus mempromosikannya melalui media online. Keuntungan dari berbisnis melalui jejaring sosial di antaranya adalah biaya pembuatan yang gratis hingga banyaknya pengguna jejaring sosial di Indonesia.
  4. Marketplace telah menjadi salah satu tempat berbisnis online yang banyak digunakan sekarang ini. Banyak ragam marketplace yang tersedia dan menawarkan aneka keunggulan. Bergabung dalam marketplace juga gratis tanpa biaya, sehingga dapat menjadi pilihan bisnis online yang menguntungkan.

Bisnis Online Melalui Marketplace KUDO

Salah satu marketplace yang dapat menjadi pilihan tempat berbisnis adalah . KUDO merupakan singkatan dari Kios Untuk . KUDO dapat menjadi solusi untuk kita yang hendak memulai bisnis online namun terkendala skill serta modal. KUDO telah dikonsep sebagai solusi oleh duo pendirinya, sehingga siapapun bisa menjadi melalui KUDO. KUDO juga memiliki kelebihan dibanding marketplace lain pada umumnya, terutama adalah keamanan dalam bertransaksi. Tidak perlu khawatir akan resiko penipuan saat bertransaksi online melalui KUDO, karena aplikasinya dijamin aman serta semua transaksi direkam serta dapat dilacak dengan mudah. Selain itu, KUDO juga menghadirkan transaksi online rasa offline untuk menambah kenyamanan serta keamanan dalam berbelanja.

Berbeda dengan situs lainnya yang ada di Indonesia, melalui KUDO transaksi dapat dilakukan secara online maupun offline. Customer perlu membayar langsung kepada menggunakan cash. Untuk bisa bergabung dalam KUDO, kita harus menjadi agennya terlebih dahulu. Dengan mendaftar menjadi , kita dapat menjual hingga jutaan produk KUDO yang telah diseleksi berdasarkan kualitas serta penawaran harga paling baik.

Tentunya ada banyak keuntungan yang didapat apabila kita bergabung dalam . Di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. KUDO menjalin kerjasama dengan beragam perusahaan dalam penjualan produknya. Bukan sembarang perusahaan, namun perusahaan yang telah diseleksi sehingga hanya terpilih berdasarkan kualitas terbaiknya saja.
  2. Jumlah produk yang ada di KUDO mencapai jutaan buah. Ini tentu akan membantu kita dalam berjualan karena kemungkinan terjual akan semakin besar.
  3. Skema KUDO sangat menarik serta transparan. Sebagai agen, kita dapat memperoleh komisi hingga 70% dan besaran komisi tertera langsung di bagian bawah produk yang dijual.
  4. Aplikasi KUDO dirancang agar aman digunakan oleh agen KUDO.
  5. Pendaftaran agen KUDO tidak akan dipungut biaya alias gratis, sehingga akan membantu kita dalam menekan modal usaha.

Berikut adalah langkah-langkah menjadi agen KUDO. Sangat mudah dan juga murah, serta pastinya menguntungkan.

  1. Dapatkan terlebih dahulu melalui PlayStore atau shop.KUDO.co.id
  2. Mendaftarlah sebagai agen dengan mengisikan data-data pribadi yang diperlukan
  3. Isi saldo awal sebesar minimal Rp10.000,- saja agar kita bisa mulai berjualan
  4. Setelahnya kita sudah dapat berjualan melalui KUDO

Lalu, bagaimana cara menjual barang lewat KUDO? Sangat mudah dan praktis, berikut langkah-langkahnya.

  1. Buka terlebih dahulu aplikasi KUDO yang telah didownload. Tawarkan produk pada pelanggan, bisa secara online melalui jejaring sosial atau secara langsung
  2. Ketika ada pembeli yang melakukan pemesanan barang, pilih produk yang dipesan pelanggan. Kemudian lakukan konfirmasi pembayaran.
  3. Pembeli akan melakukan pembayaran melalui metode yang disepakati bersama
  4. Setelah proses pembelian barang berhasil, produk akan langsung dikirimkan ke alamat pembeli
  5. Kita akan menerima komisi seperti yang dijanjikan. Komisi akan masuk ke saldo KUDO

Agar bisnis KUDO ini bisa berjalan maksimal, tentu kita membutuhkan niat dan kesungguhan dalam menjalaninya. Selain itu, kuasai juga teknik penjualan seperti cara mendapat bonus, cara deposit, link referral dan lain sebagainya. Atur secara baik dan pisahkan uang pribadi dengan uang untuk kebutuhan bisnis. Dengan menerapkan aneka di atas, berjualan melalui KUDO akan mendatangkan banyak keuntungan.