07Jan

Perhatikan Bagaimana Cara Menjadi Reseller yang Tepat Berikut Ini

Memulai bisnis tanpa modal besar bukan tidak mungkin. Salah satunya bisa kita tempuh dengan cara menjadi reseller. Akan tetapi mereka yang masih tidak paham bagaimana cara menjadi reseller biasanya akan mengajukan banyak pertanyaan. Skema reseller juga seringkali dicampuradukkan dengan dropship. Keduanya berbeda walau agak mirip. Dengan menjadi reseller artinya kita menjadi bagian saluran distribusi produk dari merek tertentu. Artinya, kita juga harus benar-benar paham produk yang dijual. Agar bisa menjadi reseller, berikut ini adalah beberapa hal yang penting untuk diperhatikan dalam rangka mencari, menilai serta menangkap peluang yang tepat.

  1. Temukan Produk yang Tepat

Jawaban untuk bagaimana cara menjadi reseller sukses yang pertama ialah menentukan terlebih dahulu produk yang tepat untuk dijual. Jenis produk bisa menyesuaikan dengan minat kita. Misalkan, jika kita memiliki minat di bidang kecantikan, maka juallah produk-produk seperti masker wajah, make up dan lain-lain. Ini penting agar kita memiliki pengetahuan terkait produk yang digunakan dalam promosi nantinya. Kita akan bisa dengan lebih mudah menjelaskan keunggulannya pada pelanggan.

  1. Perhitungkan dan Kenali Kompetitor

Makin sedikit kompetitor dalam bisnis reseller maka artinya akan makin untung jugalah kita. Seringkali supplier takkan membiarkan ada terlalu banyak reseller di daerah yang sama. Hal ini bertujuan dalam menghindari perang harga yang akan mempertaruhkan nama baik dari supplier itu sendiri. Kita harus ketahui dulu berapa banyak kompetitor di pasaran dan berapa besaran harga yang mereka pasang. Bagaimana cara menjadi reseller akan turut ditentukan dari seberapa baik kita mengenali kompetitor. Kita juga bisa menawarkan produk tambahan maupun layanan tambahan agar usaha kita berbeda dari para pesaing.

  1. Periksa Apakah Bisnis Reseller Benar-benar Layak Dijalankan

Periksalah kelayakan bisnis reseller dan perhitungkan lewat kalkulasi sementara. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerugian yang mungkin terjadi apabila bisnis telah dijalankan. Terkait bagaimana cara menjadi reseller, tanyakanlah pada diri sendiri berapa banyak kita membeli produk dari supplier, siapa yang jadi target pasar dan besarnya biaya pengiriman dari jasa ekspedisi pengiriman barang. Setelah semua hal tersebut diketahui, kita bisa mengkalkulasikannya secara sederhana guna menghitung besaran pendapatan. Perkirakan besaran biaya yang didapat dari keuntungan penjualan lalu kurangi dengan total pengeluaran saat kita membeli produk tersebut dari supplier.

  1. Membuat Website

Langkah awal dari menjadi reseller ialah dengan membuat situs website sendiri sebagai tempat memasarkan produk-produk yang dijual sebagai reseller. Kita butuh domain serta website sendiri. Kita bisa daftarkan diri secara online lalu pilih web hosting yang murah serta mudah. Jika kita tidak ingin mengeluarkan tambahan dana untuk membuat web hosting, kita bisa pilih web hosting dengan website gratis.

Apabila sudah paham benar tentang bagaimana cara menjadi reseller, kita bisa mulai mempraktekkan aneka tips di atas. Salah satu bisnis yang bisa dijalani dengan sistem reseller ialah Kudo. Melalui Kudo kita bisa menjadi agen dan turut berjualan dengan keuntungan berupa komisi dari tiap produk yang berhasil dijual. Keuntungan sistem Kudo adalah transparans, sehingga besaran komisi bisa dilihat dengan jelas. Selain itu, Kudo juga menawarkan keamanan transaksi sehingga kita tidak perlu khawatir akan tindak penipuan online yang marak terjadi. Bergabunglah dengan Kudo sekarang juga agar bisa mendapat semua keuntungan bisnisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *