24Mar

Cara Bisnis PPOB Android Tanpa Modal Terlengkap & Terbaik 2017

Semakin tingginya harga-harga barang kebutuhan pokok sehari-hari menjadi salah satu alasan mengapa kita memiliki di samping pekerjaan tetap. Pekerjaan tambahan tentu akan membuat kita memiliki pendapatan tambahan. Dengan adanya penghasilan ekstra, kebutuhan sehari-hari dapat semakin mudah untuk dipenuhi. Salah satu yang bisa kita jalankan adalah Android. ini sendiri termasuk dalam karena tidak memerlukan kantor sebagai tempat operasi. Selain itu, tidak diperlukan pegawai dalam jumlah besar dengan tenaga profesional. Sebagai permulaan, kita bisa ini dengan diri sendiri sebagai pegawai tunggal. Tujuannya tentu untuk menekan biaya operasional yang harus dikeluarkan.

Bisnis ini juga dapat dijalankan sebagai usaha sampingan. Membuka loket dapat dijadikan side job di samping pekerjaan utama kita di kantor. Vendor PPOB sendiri merupakan pihak ketiga dalam pembayaran listrik, PDAM, pulsa hingga tagihan telepon. Untuk bisa bergabung dalam , sebelumnya kita harus menghubungi contact person dari vendor yang hendak kita gunakan. Jika sudah menghubungi vendor dan melakukan kesepakatan untuk turut berbisnis, barulah kita bisa mulai menjalankan usaha loket PPOB ini. Modal awal yang digunakan di antaranya adalah untuk deposit dan juga peralatan seperti komputer dan juga printer dot matriks.

Sebelum ini, tentu kita harus tahu terlebih dahulu apa itu PPOB. PPOB sendiri merupakan singkatan dari Payment Point Online Banking. PPOB merupakan salah satu sistem atau mekanisme pembayaran tagihan yang diklaim lebih aman serta mudah. Adanya PPOB akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran tagihan dengan cara online real time. Dengan begini maka proses rekonsiliasi data serta dana akan dapat dilakukan secara lebih cepat dan juga akurat. PPOB sendiri merupakan pengembangan dari SOPP atau Semi Online Payment Point. Dalam SOPP, berlangsung semi online serta memilki jeda waktu antara update data dengan arus keuangan. Sementara dalam PPOB, semua transaksi dilakukan dengan cepat dan otomatis.

PPOB pada hakikatnya merupakan sistem yang digunakan dalam upayanya untuk memfasilitasi pembayaran tagihan online serta real time sehingga tidak akan ada kemungkinan terjadi pembayaran double. Secara finansial, sistem PPOB juga akan sangat memudahkan biller dalam melakukan debet dana dan menjamin dana masuk ke pihak ketiga yaitu pihak bank. Pada awal perkembangannya PPOB hanya melayani pembayaran PLN di tahun 2007 terutama di wilayah Jawa Barat dan Banten, akan tetapi kini PPOB juga mulai melayani tagihan telepon, air, pulsa, zakat, leasing hingga ticketing. Adanya PPOB memudahkan layanan untuk pelanggan dan juga multi flier effect untuk masyarakat luas.

Dapat dikatakan pula bahwa usaha PPOB ini merupakan mini bank yang dapat melayani pembayaran tagihan listrik, air, telepon dan lain sebagainya. Sudah banyak juga perusahaan yang menyediakan layanan PPOB ini. Pendaftarannya juga mudah seperti outlet penjual pulsa elektrik. Sistem dari PPOB memang mirip dengan server dari pulsa elektrik, yaitu dengan menggunakan deposit. Loket PPOB yang melayani pembayaran untuk tagihan listrik tidak akan bekerja sama langsung dengan PLN namun dengan pihak bank yang telah diwakili oleh perusahaan yang menyediakan layanan PPOB. Jadi apapun produk dari bak seperti pembayaran listrik akan dapat dilayani tergantung dari perusahaan penyedia PPOB yang diikuti.

Cara Bisnis PPOB Android Tanpa Modal Terlengkap & Terbaik 2017

Dasar hukum dari PPOB sendiri sudah sejalan dengan Undang Undang Perlindungan Konsumen. Selain itu, tidak terdapat adanya monopoli dalam pembayaran rekening ini. PPOB PLN juga tetap terjaga baik serta diberikan pada kalangan profesional agar terlibat di dalamnya. Penerapan PPOB pada masyarakat juga tidak sembarangan karena adanya dasar hukum yang jelas, di antaranya adalah

  1. Undang Undang Nomor 10 Tahun 1998 dan Nomor 7 Tahun 1998 tentang Perbankan pada Pasal 1 Butir 2
  2. Dasar hukum internal yang ada di PLN mengenai Peralihan Penerimaan Pembayaran PPOB seperti tertuang dalam Keputusan Direksi PLN Nomor 021.K/0599/DIR/1995 tertanggal 23 Mei 1995 seputar Pedoman dan Petunjuk Tata Usaha Pelanggan terkait fungsi penagihan
  3. Dasar hukum berikutnya dari internal PLN ialah Edaran Direksi PT PLN Nomor 010.E/012/DIR/2012 tertanggal 29 Juni 1984 terkait Penyelenggaraan Bank dan PT Pos Indonesia yang diberikan kewenangan dalam memberikan jasa lalu lintas pembayaran
  4. Undang Undang Nomor 7 Tahun 1992
  5. Undang Undang Nomor 10 Tahun 1984 terkait Perbankan
  6. Undang Undang Nomor 6 Tahun 1984 terkait Pos

Manfaat dari adanya loket pembayaran PPOB juga sangat banyak terutama bagi masyarakat. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari adanya loket pembayaran PPOB.

  1. Lokasi pembayaran listrik serta berbagai tagihan lain tersedia lebih dekat dengan pelanggan karena tersebar di berbagai lokasi, bahkan hingga ke pelosok desa.
  2. Dapat membantu menghemat biaya transportasi serta waktu.
  3. Mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk mengantri karena digunakan sistem komputer dan bukan manual.
  4. Dapat dilakukan pembayaran tagihan melalui fasilitas bank seperti ATM, internet banking ataupun SMS banking.
  5. Membuka bagi masyarakat yang hendak bergabung dalam bisnis PPOB untuk pembayaran tagihan online seperti listrik, air, telepon dan lain-lain.
  6. PPOB juga dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga akan menurunkan tingkat pengangguran. PPOB dapat dikatakan turut memberikan kontribusi pada bidang ekonomi khususnya stabilitas sosial.
  7. PPOB juga memungkinkan terjadinya sinergi serta integrasi pelayanan dari berbagai instansi yang menyediakan layanan publik. Misalnya PLN, kantor pajak, bank serta berbagai instansi pemerintah lainnya. Akan diperoleh efisiensi nasional berkat hadirnya PPOB ini.

Mitra PPOB termasuk jaringan luas yang didukung oleh berbagai jaringan perbankan. Pelanggan dapat membayar tagihan listrik di mana saja serta menggunakan cara apa saja, mulai dari ATM, internet banking, mobile banking dan lain sebagainya.  Termasuk dalam mitra PPOB ini adalah teller, auto debet, ATM, phone banking, SMS banking, internet banking, KUD, toko atau supermarket, yayasan, perkantoran atau kelurahan hingga perorangan atau badan usaha seperti CV dan PT. Produk layanan PPOB memang memiliki tujuan dalam memberikan kemudahan di dalam melakukan transaksi pembayaran rekening.

PPOB menggunakan kata online karena data pelanggan yang didapat loket diperoleh dari server melalui internet. Apabila ada pelanggan yang melakukan transaksi pada hari ini maka paling lambat esok sorenya pembayaran akan diterima oleh PLN. Banyak bank yang menyelenggarakan PPOB sehingga kita bisa memilih salah satunya di mana kita memiliki rekening. Berbagai kemudahan yang ditawarkan bisnis PPOB membuat kita bisa turut serta dalam bisnis ini dengan cara turut membuka loket.

Sebelum mulai menjalankan bisnis ini, kita harus mempersiapkan aneka peralatannya terlebih dahulu. Ini dia beberapa peralatan yang harus kita siapkan.

  1. Satu buah personal komputer atau bisa juga digunakan laptop guna melakukan transaksi. Tidak diperlukan komputer khusus sehingga apabila kita sudah memiliki komputer ataupun laptop di rumah maka kita bisa tetap menggunakannya.
  2. Printer dot matriks atau printer pita yang akan digunakan untuk mencetak struk.
  3. Kita juga membutuhkan koneksi internet.

Apabila semua peralatan telah lengkap, maka saatnya memulai bisnis ini. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengisi formulir pendaftaran. Pendaftaran yang dinyatakan berhasil akan ditandai dengan didapatnya username serta password untuk keperluan login ke dalam sistem.

  1. Pengisian formulir pendaftaran harus memperhatikan pemilik loket, nama loket serta alamat loket. Hal-hal berikut akan berdampak di footer struk yang dikeluarkan printer.
  2. Khusus untuk loket bergerak atau mobile, maka mac adress yang digunakan ialah mac adress mobile printer.
  3. Sebelum melakukan pendaftaran, kita juga waih untuk mengecek Mac Adress PC atau laptop terlebih dahulu.

Jika proses pendaftaran telah selesai dan kita mendapatkan username serta password, langkah selanjutnya ialah menginstal aplikasi pendukung. Ini karena keseluruhan transaksi dari pembayaran tagihan PPOB akan menggunakan aplikasi yang berbasis web. Beberapa aplikasi seperti Mozilla Firefox, Plugin Printer PPOB serta Setting Host PPOB penting untuk diinstal.

  1. Pertama, kita setting terlebih dahulu browser Mozilla pada komputer atau laptop. Buka Mozilla Firefox lalu klik menu Tools. Pilih Option dan klik Content. Akan muncul Block Pop Up Windows dan klik centang. Klik Menu Tools, pilih Option, pilih Advanced, pilih Update lalu klik Never Check For Updates. Selanjutnya klik OK dan restart bwrowser.
  2. Kemudian, saatnya setting bookmark Mozilla. Download file bookmark Mozilla. Buka browser Mozilla dan pilih menu Bookmarks, kemudian pilih Show All Bookmarks. Akan muncul jendela baru, lalu kita pilih Import & Backup. Pilih Restore dan klik Choose File. Pilih pada menu yang sudah didownload tadi, kemudian klik Open. Arahkan mouse menuju sebelah kanan dari tanda tambah tab dan klik Bookmarks Toolbar. Akan muncul bookmarks PPOB seperti Login PPOB, Report, dan lain-lain.
  3. Langkah berikutnya adalah setting printer. Login terlebih dahulu menuju web transaksi PPOB. Buka browser Mozilla, klik Login PPOB dan pada pop up yang muncul pilih Always Share Location. Pilih Allw guna mengizinkan plugin printer. Masukkan username, password serta kode verifikasinya, lalu klik Log In. Klik pada menu Setting. Pada pilihan Tipe, pilih Epson Dot Matrix untuk printer dot matriks seperti Epson Lx800, Lx30, Lq300 dan lain-lain. Pilih HTML untuk printer tinta seperti DeskJet, Epson, Canon dan printer inkjet lainnya. Sementara untuk pilihan kertas pilih ¼ kuarto. Klik Test Print untuk mengecek apakah settingan yang dimasukkan sudah benar.
  4. Lakukan semua langkah di atas dengan benar supaya transaksi serta akses menuju web PPOB dapat berjalan dengan lancar.

Langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah mengisi saldo atau deposit untuk PPOB. Apabila proses instalasi untuk semua aplikasi telah sukses dilakukan, maka status kita telah resmi untuk menjadi mitra PPOB. Namun, kita masih belum dapat menjalankan bisnis apabila belum memiliki saldo. Pengisian saldo diperlukan agar kita bisa memulai transaksi semua produk PPOB. Pengisian saldo dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama adalah dengan mendatangi kantor vendor PPOB yang dipilih secara langsung. Cara lainnya adalah dengan menggunakan transfer antar bank. Transfer menggunakan SMS banking akan lebih mudah lagi karena bisa dilakukan lewat rumah saja. Jika semua langkah telah berhasil dilakukan, maka kita sudah siap untuk menjalankan tagihan online.

Fee yang kita dapatkan dari bisnis PPOB dengan Android ini sangat bervariasi. Kisarannya antara Rp 750,- hingga Rp 2.000,- per satu kali transaksi. Besaran fee ini juga tergantung dari jenis pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan. Kita akan menerima fee tiap bulannya yang sudah diakumulasikan dari semua pembayaran pada bulan tersebut. Sementara untuk voucher pulsa, keuntungannya bisa kia atur sendiri. Kita dapat menerapkan margin keuntungan antara selisih harga voucher yang didapat dari vendor dnegan harga jual pada pembeli. Walau keuntungan yang didapat bisa lumayan besar terutama apabila kita dapat mengumpulkan banyak transaksi, namun bisnis ini juga memiliki kekurangan.

Kekurangan utama dari bisnis ini adalah kita harus mengejar transaksi dalam jumlah banyak agar bisa meningkatkan jumlah fee. Besaran jumlah fee ini juga sudah ditetapkan oleh vendor. Jadi, berapapun besarnya jumlah pembayaran tagihan dari pelanggan, maka feenya akan sama saja. Sebagai contoh apabila ada pelanggan dari korporasi yang melakukan pembayaran tagihan listrik sebesar Rp 25.000.000,- maka besaran fee yang kita terima akan sama saja dengan pembayaran tagihan dari pelanggan rumahan yang tagihan listriknya sebesar Rp 50.000,-. Usaha loket PPOB juga harus menyediakan deposit yang dapat mencukupi untuk kebutuhan pembayaran pelanggan seperti listrik, air, telkom dan lain-lain.

Salah satu kendala dalam bisnis ini adalah apabila ada pelanggan yang melakukan pembayaran dalam jumlah Rupiah besar dalam satu kali transaksi, sementara deposit yang dilakukan cukup terbatas. Sebagai contoh adalah apabila pada hari ini tersedia deposit sebesar Rp 10.000.000,-, kemudian datang pelangganyang hendak membayar tagihan listrik sebesar Rp 2.500.000,-, tagihan telepon Rp1.000.000 dan tagihan air Rp 500.000,- maka totalnya adalah Rp 4.000.000,-. Dari keseluruhan transaksi tersebut kita hanya mendapat fee sebesar Rp 6.000,-. Ini karena tiap transaksi akan mendapat fee Rp 2.000,- dan dari ilustrasi di atas sudah dilakukan sebanyak tiga kali transaksi.

Sebaliknya adalah apabila dalam sehari terdapat total lima belas transaksi dengan nilai Rupiah kecil dan menghabiskan deposit hingga Rp 4.000.000,-, maka keuntungan yang kita dapat dari fee tersebut ialah 15 x Rp 2.000,- = Rp 30.000,-. Fee yang kita dapatkan lebih banyak walaupun sama-sama menghabiskan deposit sebesar Rp4.000.000. Ini karena adanya perbedaan pada jumlah transaksi dan bukan karena besarnya Rupiah dari transaksi tersebut. Keuntungan yang kita dapatkan juga masih belum merupakan keuntungan bersih karena belum dikurangi biaya operasional. Termasuk dalam biaya operasional ini adalah listrik untuk satu unit PC serta printer, biaya koneksi interent, biaya operasional pegawai dan biaya transportasi menuju bank guna mengisi kembali deposit.

Biaya operasional sebenarnya bisa kita hemat dengan beberapa tips sederhana. Untuk biaya pegawai dapat kita potong dengan cara tidak mempekerjakan orang lain dan hanya diri kita sendiri saja yang bertindak sebagai operator. Namun apabila usaha loket PPOB merupakan bisnis sampingan dan harus dikerjakan oleh orang lain, maka tentu kita harus mempekerjakan pegawai minimal satu orang. Sementara biaya transportasi ke bank untuk keperluan deposit juga dapat kita tekan dengan cara menggunakan motor sendiri dan hanya melakukan deposit satu kali dalam seminggu. Ini artinya, minimal kita melakukan deposit sebesar Rp 60.000.000,- per minggu agar dapat memenuhi kebutuhan pembayaran tagihan rekening per minggunya.

Riil fee yang dapat kita peroleh tiap bulan dari bisnis ini dapat mencapai Rp 350.000,- hingga Rp 480.000,-. Jumlah ini bisa lebih tinggi ataupun lebih rendah, tergantung dari banyaknya transaksi yang kita lakukan tiap bulan. Semakin banyak transaksi tentu akan semakin besar fee yang didapat. Dalam sistem PPOB yang dijalani, fee yang sebenarnya hanyalah 60 – 65% dari total fee dalam sistem, sementara sisanya merupakan fee vendor. Sehingga apabila fee vendor di akhir bulan mencapai Rp 800.000,- maka yang kita dapatkan hanyalah Rp 480.000,- saja atau sekitar enam puluh persennya.

Jumlah transaksi tiap bulannya rata-rata adalah sekitar Rp 45.000.000,- hingga Rp 50.000.000,-. Jumlah ini tidak menggambarkan besaran modal deposit secara riil tiap harinya namun diakumulasikan per bulan. Dengan modal sebesar itu tiap bulannya dan keuntungan hanya berkisar di angka Rp 500.000,-, kita bisa menentukan sendiri apakah bisnis ini tergolong menguntungkan atau tidak. Keuntungan ini juga belum termasuk biaya operasional yang harus kita keluarkan seperti biaya transportasi, biaya modem untuk koneksi internet hingga biaya operasional pegawai. Belum lagi biaya lain yang mungkin harus kita keluarkan apabila memang ada. Keseluruan biaya operasional dapat menghabiskan keuntungan kotor yang kita peroleh, sehingga untung bersih dari usaha ini terbilang relatif kecil.

Bisnis loket PPOB memang lebih direkomendasikan untuk mereka yang memiliki modal besar agar keuntungan yang didapat sebanding dengan modal yang dikeluarkan. Selain itu, akan lebih baik apabila usaha ini menjadi usaha utama dan bukan usaha sampingan, agar kita bisa lebih bersungguh-sungguh dalam menjalankanya serta tidak perlu mempekerjakan pegawai. Usaha ini juga sebenarnya dapat menghasilkan keuntungan dalam jumlah banyak apabila dalam sebulan kita dapat memperoleh jumlah transaksi hingga sebesar 2.000, 3.000 atau bahkan 5.000 dalam satu bulan. Dengan asumsi dalam satu kali transaksi kita mendapat fee Rp 1.500,-, maka dengan 2.000 transaksi dalam sebulan kita akan memperoleh fee Rp 3.000.000,-.

Dengan besaran fee yang sama, maka apabila dalam sebulan kita mendapat 5000 transaksi, jumlah fee yang kita terima dapat mencapai Rp 7.500.000,-. Katakanlah kita hanya menyetor deposit satu kali saja dalam sebulan sebesar Rp 200.000.000,- dan tidak mempekerjakan pegawai. Keuntungan ini tentu sudah sangat besar dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, kembali lagi bahwa PPOB sudah merupakan bisnis yang menjamur dan dapat dengan mudah ditemukan di mana saja. Selain itu, persaingan juga datang dari minimarket-minimarket ternama yang turut menawarkan layanan serupa. Semuanya kembali pada usaha kita masng-masing dalam menjalankan bisnis.

Apabila kita merasa terlalu berat dalam menjalankan aplikasi bisnis PPOB, maka alternatif lain yang bisa kita coba adalah bergabung menjadi . Bisnis lewat KUDO hanya membutuhkan sedikit modal dan margin keuntungannya dapat sangat besar. Apa itu KUDO dan bagaimana cara menjalankan bisnisnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

KUDO sendiri merupakan singkatan dari Kios Untuk . KUDO didesain oleh dua pendirinya, Albert Lucius dan Agung Nugroho, sebagai solusi bagi siapa saja yang hendak memulai dengan modal kecil dan hendak menjadi pengusaha. KUDO menawarkan transaksi online yang aman dan nyaman sehingga terasa seperti transaksi offline. Keunggulan KUDO di antaranya adalah transaksi yang dijamin aman sehingga kita tidak harus merasa khawatir akan adanya resiko tertipu pada saat berbelanja. Melalui KUDO, transaksinya dapat dilakukan secara online ataupun offline dengan perantara agen. Mendaftar menjadi agen KUDO akan memberi kita banyak kelebihan dan juga keuntungan karena komisi yang bisa kita dapatkan.

Agar bisa menghasilkan banyak keuntungan, maka yang harus kita lakukan pertama kali adalah mendaftar terlebih dahulu agar tergabung menjadi agen KUDO. Berikut adalah langkah-langkah pendaftarannya.

  1. Download terlebih dahulu . Kita bisa mendapatkannya melalui PlayStore ataupun website resmi KUDO di www.shop.kudo.co.id.
  2. Setelahnya, lakukan registrasi melalui website atau aplikasi yang telah didownload.
  3. Bergabunglah menjadi agen dan daftarkan data-data diri kita.
  4. Isi saldo minimal sepuluh ribu Rupiah tergantung kebutuhan kita.
  5. Kita sudah bisa mulai berjualan dengan menjadi agen KUDO.

Setelah mendaftar dan mengisi saldo, langkah berikutnya adalah mulai berjualan. Berikut langkah-langkah berjualan melalui KUDO.

  1. Buka aplikasi KUDO yang sudah didownload. Temukan dan tawarkan produk pada pelanggan. Kita juga bisa membagikan produk melalui media sosial sebagai salah satu sarana berpromosi.
  2. Lakukan pemesanan dengan memilih lalu memesan produk yang diinginkan pelanggan. Masukkan data-data pembelian kemudian lakukan konfirmasi pembayaran.
  3. Pelanggan akan membayar sesuai cara yang disepakati.
  4. Jika proses pembelian telah berhasil, barang akan segera dikirim menuju alamat pelanggan.
  5. Kita akan segera mendapat komisi dari barang yang telah terjual tersebut. Komisi akan ditransfer ke dalam saldo kita.

Agar berjalan sukses, terdapat beberapa tips yang bisa kita jalankan. Tujuannya agar kita bisa menjaring semakin banyak pembeli dan mendapat semakin banyak keuntungan dari transaksi yang dijalankan.

  1. Bisnis ini akan sangat membutuhkan keseriusan kita dalam menjalaninya. Tekun dalam berbisnis akan membuahkan hasil yang maksimal.
  2. Kita juga sebaiknya tahu apa saja teknik-teknik dalam pemasaran serta promosi agar dapat mengumpulkan banyak keuntungan.
  3. Pelajari terlebih dahulu bagaimana teknis KUDO termasuk cara mendaftar, cara mendapat komisi, fitur yang disediakan KUDO dan lain sebagainya.
  4. Kelola keuangan dengan baik. Jangan campurkan antara keuangan pribadi dengan keuangan bisnis.
  5. Terus update ilmu yang berkaitan dengan bisnis online. Bisa dengan bergabung dalam komunitas atau forum online. Tujuannya agar kita dapat mendapat update terbaru terkait bisnis KUDO.

Demikian adalah bisnis PPOP Android terbaik serta bisnis online yang bisa kita jalani. Apabila dijalani dengan serius, bisnis ini dapat menjadi tambahan penghasilan sehari-hari. Kita bisa mempromosikannya melalui media sosial seperti Facebook, Instagram ataupun melalui grop chat. Dengan semakin banyaknya orang yang mengetahui bisnis kita, maka akan semakin banyak orang juga yang tertarik untuk mencoba. Yang terpenting dalam menjalani bisnis adalah jangan takut mencoba dan jangan pernah menyerah. Bisnis memang tidak akan selalu ramai. Akan ada waktu di mana kita hanya mendapat sedikit pelanggan dalam sehari. Namun, jangan jadikan hari-hari buruk dalam berbisnis sebagai alasan untuk menyerah. Kita bisa menambah skala promosi agar bisnis semakin diketahui banyak orang. Jelaskan juga mengenai keunggulan produk atau jasa yang kita tawarkan agar orang-orang percaya dan mau menggunakannya. Lambat laun, bisnis kita akan semakin menampakkan hasil dan balik modal bahkan untung besar. Semoga uraian terkait bisnis online ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terutama kita yang hendak memulai bisnis secara online. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Tag