05Jan

Daftar Aplikasi Loket Pembayaran PPOB Bank Muamalat Indonesia Mitra Gerai

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Penemuan internet memberikan perubahan terhadap gaya hidup penduduk di dunia. Merek akan memilih sesuatu yang menghemat waktu dan tenaga ketimbang mencari sesuatu yang tidak berguna. Hal ini memberikan sebuah kenyataan bahwa berbagai situs dapat memberikan kemudahan yang diinginkan oleh masyarkat pada umumnya. Seperti yang sering kita dengan dengan atau yang selain mudah juga dapat dilakukan dimana saja.

Transaksi yang berbasis layanan online telah memberikan kemudahan pula bagi masyarakat untuk membayar PLN, Speedy Telkom, PDAM, dan masih banyak lagi. Salah satu yaitu Payment Point Online Bank.  Layanan ini merupakan perkmbangan dari SOPP  Semi Online Payment Point. Satu hal yang membedakan keduanya yaitu jangka waktu yang diperlukan secara online real time. Tentunya hal ini membuat masyarkat senang  dan nyaman dengan semua hal yang selalu diproses secara langsung tanpa adanya kendala.

Awalnya PPOB ini hanya digunakan oleh PT PLN untuk dalam pembayaran rekening listrik. Daerah yang digunakan PPOB pada tahun 2007 masih terlalu sempit yaitu Jawa Barat dan Banten. Namun karena masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh PPOB maka banyak perusahaan yang mengikutinya seperti PDAM, PGN, Telkom Kereta Api dan masih banyak lagi.  Sehingga PPOB memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat seperti terbukanya lapangan pekerjaan baru.  Ini tentunya memberikan kesempatan untuk memperbaiki perekonomian masyarakat. Merambahnya bisnis transfer layanan di kalangan masyarakat saat ini, PPOB mengadakan kerjasama dengan beberapa bank ternama di Indonesia diantaranya bank Muamalat dengan sebutan PPOB bank Muamalat.

PPOB Gerai Muamalat sebagai system yang bekerja sama dengan Bank Muamalat harus melalui tiga pihak yaitu mitra bank, collecting agent  (CA), dan payment point  (PA). Mitra PPOB Muamalat sendiri dapat didefinisikan sebagai badan usaha yang melakukan dengan bank Muamalat dengan berbentuk PT atau CA. Pihak ini  dikenal dengan sebutan panjang tangan bank yang akan melakukan maintain terhadap kinerja kerja dari masing-masing CA dan PA. Mitra PPOB Muamalat disebut juga mitra bank.

Pihak yang akan mengkoordinir maintain baik teknis dan administratif  dikenal dengan sebutan Collecting Agent  (CA). Tugas dari pihak kedua ini tidak cukup mengkoordinir saja, akan tetapi akan bertugas melakukan deposit bagi masing-masing dan bertanggung jawab kepada bank. Jika Anda maupun instansi Anda setiap koperasi/BMT, yayasan, BPR/S, PT, CV, dsb ingin menjadi CA PPOB Bank Muamalat Indonesia, maka harus memiliki minimal 5 loket. Tentunya, tanpa lima loket tersebut, Anda dapat menjadi CA jika deposit mengikuti loket. Seperti contoh, Anda hanya memiliki  4 loket dan membutuhkan satu loket lagi, maka deposit awalnya menjadi 4 x 100.000,- yakni Rp. 400.000,-

Sedangkan yang dimaksud dengan payment point atau PA (loket) yang merupakan pihak ketiga merupakan badan usaha atau jasa yang akan berhadapan langsung dengan pelanggan. Sehingga fungsi dari PA sebagai badan yang akan menyampaikan informasi atau keluhan dari pelanggan kepada CA/Mitra bank Muamalat. PA mempunyai beberapa persyaratan  yaitu bersedia menyiapkan peralatan yang dibutuhkan dan jaringan internet untuk melayani dengan pelanggan. Peralatan yang dibutuhkan begitu sederhana yaitu berupa smartphone (mobile) atau komputer (desktop). Untuk smartphone Android minimal dilengkapi dengan OS Ginger Breas (2.3), jaringan internet, dan mini printer bluetooth. Sedangkan untuk menjalankan loket dengan desktop minimal dilengkapi dengan computer Pentium 4 dengan monitor 14/17 inch, jaringan internet dan memiliki printer LX 300.

Adapun benefit (keuntungan) bagi  setiap CA dan PA adalah memperoleh fee, biler yang cukup luas dan kertas struk, spanduk, brosur, dan masih banyak lagi. Spanduk, dan brosur hanya berupa soft file sehingga  Anda harus mencetaknya terlebih dahulu. Hal ini karena biaya pendaftaran 100% deposit CA atau PA.  Anda dapat memperoleh Aplikasi PPOB Muamalat dengan mendownloadnya melalui play store dengan nama Gerai Muamalat iB dan  pemiliknya PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk. Hal ini memberikan kemudahan bagi para CA dan PA dalam melakukan transaksi demi kenyamanan pelanggan.

PPOB bank Muamalat Indonesia bekerja sama dengan banyak pihak, sehingga pelanggan dapat melakukan pembayaran di fitur gerai muamalat dengan mudah dan cepat. Aplikasi ini akan melayani pelanggan berupa pembayaran gas (PGN), pembayaran listrik postpaid, prepaid, maupun non taglis. Selain itu ada pembayaran tagihan Telkom seperti PSTN, Speedy, Indihome, dan kartu halo.

Keuntungan Menjadi Agen atau Loket Gerai Muamalat

Menanggapi perkembangan teknologi ini tentunya pembayaran , pulsa, PDAM dan lainnya mengalami kecanggihan. Hal itu kemudian mmberikan sebuah keuntungan bagi semua orang.  Tidak hanya pemilik perusahaan saja yang mendapat keuntungan, namun bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi agen atau loket PPOB gerai Muamalat akan mendapatkan keuntungan pula.  Ada keuntungan yang bisa Anda peroleh, ketika menjadi agen atau loket PPOB Muamalat.

  1. Biaya gratis
  2. Tidak mengenal saldo pengendapan
  3. Biaya admin yang akan diterapkan kepada pelanggan sepenuhnya dari agen KUDO
  4. Deposit yang sangat fleksibel
  5. Minimal deposit yaitu 10.000 Rupiah
  6. Keuntungan bagi hasil tanpa  merugikan salah satu pihak
  7. Skema yang diberlakukan yaitu fee kompetitif
  8. Dengan bantuan virtual account deposit akan lebih cepat
  9. Terdapat aplikasi PPOB Bank Muamalat bagi monitor loket
  10. Isnstalisasi yang mudah dan cepat.
  11. Memberikan kemudahan dalam bertransaksi
  12. Berkesempatan memperoleh pembiayaan.

Tidak hanya cukup di situ saja keuntungan yang akan Anda dapatkan di bank Muamalat akan tetapi akan menyediakan solusi dari kemungkinan buruk yang terjadi dalam teknis transaksi. Salah satunya tidak ada uang kembalian di CA atau loket dan masih banyak lagi. Namun pengelola tidak diperkenankan mengganti uang kembalian dengan permen tanpa kesepakatan dari pelanggan. Dalam kasus ini bank Muamalat tidak bertanggung jawab atas semua kesalahan yang terjadi.

Setiap loket diharapkan dapat dilengkapi dengan money detector yang digunakan untuk mengatasi peredaran uang palsu dan penipuan lainnya. Money detector ini dapat berupa  lampu UV portable atau yang lainnya. Jika secara kebetulan Anda menerima uang palsu, segera kembalikan kepada pelanggan yang memberikannya. Namun apabila Anda mengetahui hal tersebut setelah transaksi maka simpanlah uang tersebut sebagai barang bukti untuk dilapotkan ke pihak yang berwenang, karena bank Muamalat tidak bertanggung jawab terhadap uang palsu yang diterima oleh CA/loket.

Syarat Bergabung dengan Gerai Muamalat

Setelah Anda mengetahui keuntungan yag diberikan oleh PPOB bank Muamalat Indonesia, kini waktunya untuk mengetahui persyaratan untuk bergabung di PPOB Muamalat. Ada beberapa persyaratan bagi Anda yang tertarik dengan loket perorangan yang harus dipersiapkan:

  1. Mengisi formulir dalam aplikasi
  2. Membuka rekening Bank Muamalat di kota terdekat
  3. Menyerahkan satu lembar fotokopi identitas yang masih berlaku hingga saat pendaftaran
  4. Menyerahkan satu lembar fotokopi KK/NPWP
  5. Menyerahkan deposit transaksi
  6. Memilih tipe payment point yang ingin dijalankan
  7. Memberi denah lokasi loket dari jalan raya terdekat.

Bagi Anda yang tertarik dengan PPOB gerai Muamalat dalam bentuk kelompok berupa badan usaha, koperasi, yayasan, Ada penambahan persyaratan didalamnya, antara lain:

  1. Mengisi formulir aplikasi
  2. Membuka Rekening Giro Bank Muamalat
  3. Satu lembar fotokopi identitas penanggung jawab badan usaha yang masih berlaku
  4. Satu lembar fotokopi NPWP Badan Usaha
  5. Satu lembar fotokopi SIUP, TDP
  6. Satu lembar fotokopi Akte pendirian dan perubahan Badan Usaha
  7. Memberikan rincian susunan pengurus badan usaha
  8. Memberikan denah lokasi loket dari jalan raya terdekat.

Registrasi Gerai Muamalat iB (PPOB)

Anda harus memperhatikan persyaratan untuk melakukan registrasi Gerai Muamalat iB (PPOB), diantaranya:

  1. Loket Gerai Muamalat atau PPOB Muamalat adalah perorangan atau kelompok berupa badan hukum atau badan usaha atau lembaga lainnya. Loket ini menggunakan Jasa Layanan Payment Point Online Bank  yang tentunya di miliki oleh bank Muamalat.
  2. Untuk mengajukan pembukaan Loket Gerai Muamalat, calon loket dapat melakukan pendaftaran online di website (http://www.ido-sinergy.com/modul/daftarbmi). Calon loket gerai Muamalat juga dapat melakukan pendaftaran dengan mengajukannya ke cabang Muamalat terdekat.
  3. Pengelola loket akan menerima data Loket Gerai Muamalat. Data tersebut berupa user ID, Password default, dan no virtual account.
  4. Kemudian loket gerai Muamalat dapat mengunduh aplikasi PPOB Bank Muamalat. Jika melalui Google Play Store, aplikasi dapat ditemukan dengan mengetikkan keyword “PPOB Muamalat” atau “Gerai Muamalat”. Jika menggunakan desktop atau komputer, aplikasi dapat di unduh melalui laman website.

Aktivasi Gerai Muamalat iB (PPOB)

Selanjutnya ikuti beberapa langkah berikut untuk melakukan aktivasi gerai Muamalat iB

  1. Loket gerai Muamalat melakukan penyetoran awal agar bisa melakukan log in pada perangkat yang akan digunakan untuk transaksi.
  2. Kemudian loket gerai Muamalah harus melakukan konfirmasi ke Call Center Gerai Muamalat.
  3. Terakhir  loket gerai Muamalat harus melakukan perubahan password. Password baru tersebut harus menggunakan kombinasi dua huruf kapital, huruf kecil, dan angka.

Mekanisme Transaksi Gerai Muamalat iB (PPOB)

Anda tertarik untuk melakukan di bank Muamalat? Yuk tengok mekanisme transaksi yang harus di pelajari:

  1. Pengelola loket wajib melakukan aktivasi gerai Muamalat iB. Transaksi yang dimaksud adalah antara pengelola loket dengan pelanggan dalam bentuk pembayaran tagihan dan atau pembelian.
  2. Pelanggan harus menginformasikan data tagihan berupa ID pelanngan, nomor tagihan atau kode pembayaran kepada loket.
  3. Sistem akan memberikan konfirmasi data tagihan setelah pengelola loket melakukan pengecekan sistem.
  4. Lalu data tagihan dan jumlah tagihan yang muncul disampaikan oleh pengelola loket kepada pelanggan.
  5. Pelanggan memberi konfirmasi dan melunasi tagihan yang telah diinformasikan oleh pengelola loket.
  6. Setelah itu pengelola loket akan melanjutkan pelunasan atas tagihan pelanggan tersebut.
  7. Kemudian sistem memberi informasi “sukses” dan bukti transaksi dapat dicetak, itu artinya transaksi telah berhasil dilaksanakan.
  8. Sebelum melakukan pembayaran dan atau pembelian, pengelola loket wajib memastikan saldo atau limit yang dimilikinya masih mencukupi.
  9. Jika saldo atau limit transaksi kurang dari jumlah pembelian dan atau pelunasan tagihan pelanggan, maka sistem tidak bisa melanjutkan proses pelunasan.
  10. Kelalaian proses input data tagihan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengelola loket dan bukan tanggung jawab dari Bank Muamalat.
  11. Tanda terima sebagai bukti pelunasan pembayaran tagihan dan pembelian lainnya yang diberikan kepada pelanggan dalam sistem Gerai Muamalat iB dinyatakan sah oleh Biller.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *