05Feb

Sukses Bisnis Dropship Dengan Tips Ini!

Sebagaimana bisnis reseller dalam artikel sebelumnya, dropshipper merupakan salah satu model bisnis yang laris di Indonesia.

Fenomena dropshipper di Indonesia sendiri mulai marak sekitar tahun 2010 hingga 2012. Adapun produk “jagoan” dropshipper umumnya meliputi fashion dan aksesoris, meski jenis produk lain seperti kebutuhan ibu dan anak, elektronik, dan lain-lain dapat bermunculan.

Dibandingkan dengan reseller, cakupan merek dropshipper lebih merata antara merek dalam dan luar negeri. Saat ini pun, banyak merek buatan sendiri eksklusif dalam negeri yang membuka program dropshipper.

tips sukses dropship engine untuk pemula

Sepatu merupakan produk kategori fashion yang menjadi mayoritas produk dropshipper. (Twitter/DJ Collection’s)

Sasaran program dropshipper adalah mereka yang tidak memiliki modal besar, tetapi ingin berlatih membantu menjualkan barang.

Jadi, secara sederhana, program dropshipper menjualkan barang milik orang lain tanpa harus membeli atau memilikinya. Poin berikutnya dalam artikel ini akan memaparkan sistem kerja dropshipper secara lebih terperinci.

Bagaimana Sistem Kerja Dropshipper?

Alur kerja dropshipping dalam ecommerce

Kalau kamu jadi dropshipper, berarti kamu siap melaksanakan alur atau sistem kerjanya. (Twitter/InspiraData)

Dalam poin sebelumnya, kita telah mengetahui tentang natur dropshipper yang membantu menjualkan tanpa harus membeli atau memilikinya.

Kok bisa begitu? Karena dropshipper hanya sebagai perantara penjual (supplier) dengan pembeli yang berminat.

Hal pertama yang perlu dilakukan dropshipper adalah mendaftarkan diri pada program dropshipper online lewat situs resmi atau media sosial, seperti Facebook, LINE, atau Instagram merek yang dikehendaki. Setelah pendaftaran diterima, dropshipper dapat langsung mulai memilah dan memilih kategori dan jenis barang yang ingin dibantu jualkan.

Biasanya, website atau media sosial menyediakan fungsi sharing. Ketika seorang dropshipper mengklik atau menekan tombol sharing ini, maka itu adalah tindakan pertamanya dalam menggaet calon pembeli.

Seorang dropshipper tidak hanya menunggu orang merespons hasil sharing-nya. Namun, seorang dropshipper harus aktif melakukan follow up pada calon pembeli dan memikirkan apa saja aspek barang atau jasa yang menguntungkan bagi pembeli sehingga laku.

Pemikiran tersebut mengacu pada deskripsi, spesifikasi, perbandingan harga, dan lain-lain dari produk barang atau jasa yang sudah disediakan dan ditentukan website resmi atau media sosial para supplier-mu.

Pembeli yang tertarik akan menghubungimu, dan kamu akan menghubungi supplier. Setelah barang supplier dipastikan ada, pembeli akan membayar ke rekeningmu sesuai harga yang sudah supplier tetapkan.

Sesudah supplier menerima kabar pembayaran dari pembeli ke rekeningmu, barang akan dikirimkan. Kamu yang menerima barang dari supplier untuk selanjutnya meneruskan barang tersebut ke pembeli. Kalau barang tersebut dipak, berarti packing-nya atas namamu dan nama usaha dropshipper-mu.

Langkah tersebut berulang untuk setiap pembeli. Kamu akan menerima keuntungan untuk tiap pembeli yang berhasil kamu gaet sebagai dropshipper. Sebagai imbasnya, keuntungan tersebut akan makin besar seiring dengan banyaknya orang yang membeli barang melalui bisnis dropshipper-mu.

Menarik, ‘kan, cara kerja bisnis dropshipper? Selanjutnya, biarkan artikel ini mengajakmu melihat keuntungan apa saja yang akan kamu raih bila memulai bisnis dropshipper.

Keuntungan Menjadi Dropshipper

Sebagaimana reseller, dropshipper memperoleh keuntungan dari keberhasilannya mendekati calon pembeli sebanyak mungkin. Keuntungan finansial maupun non-finansial ini akan makin besar ketika makin banyak calon pembeli “kena” dan dihubungkan dengan supplier-nya dropshipper.

growing business

Keuntungan menjadi dropshipper sifatnya perlahan tapi pasti. (Pixabay/nattanan23)

Dibandingkan keuntungan non-finansial, dropshipper lebih banyak memperoleh aspek keuntungan finansial. Berikut ini adalah uraiannya:

1. Keuntungan Finansial

Sebagai perantara supplier dengan pembeli yang berminat dengan barangnya supplier, dropshipper memperoleh fee atas jasanya menghubungkan supplier dengan pembeli.

Meski fee ini tidak seberapa besar bila dibandingkan dengan reseller yang langsung dan aktif menjualkan produknya, dropshipper lebih hemat biaya dibandingkan reseller yang harus membeli dahulu produk, mengemasnya dengan rapi, menyetok, dan memelihara (jika ada).

Karena pengetahuan produk dropshipper terbatas pada yang dijelaskan supplier, dan dropshipper tidak harus membeli dan mengemas produk, dropshipper tinggal mengeluarkan biaya penting dalam jumlah kecil: Biaya paket internet dan/atau paket data untuk kelangsungan bisnis dropshipper-nya.

Keseluruhan biaya yang lebih murah dibandingkan reseller membuat keuntungan finansial dropshipper dapat menyamai supplier, terlepas dari fee-nya yang lebih kecil. Lagipula, semakin banyak pembeli terhubung, semakin besar pula keuntungan finansial yang dihasilkan.

2. Keuntungan Non-Finansial

Karena tidak harus membeli dan mengetahui barang atau jasa yang dibantu jualkan, dropshipper secara umum lebih santai dibandingkan reseller.

Sekalipun sama-sama dapat berfungsi 24 jam, waktu dropshipper yang lebih santai memberikan keuntungan non-finansial yang unik pada para dropshipper.

Beberapa bisnis dropshipper memberikan hadiah dan aneka voucher khusus untuk para dropshipper. Selain itu, bisnis ini dapat dikerjakan mulai dari anak sekolahan, ibu rumah tangga, hingga para profesional.

Itu semua membuat bisnis dropshipper mendatangkan keuntungan non-finansial kepada para dropshipper, sebagaimana juga keuntungan finansial seperti poin sebelumnya.

Baik keuntungan finansial maupun non-finansial akan menjadi lebih maksimal kalau kamu mengetahui tips menjadi dropshipper yang sukses. Supaya kamu bisa meraup keuntungan mulai dari tahap awal memulai bisnis dropshipper, yuk, lanjutkan membaca artikel ini.

Tips Menjadi Dropshipper

Oke, dropshipper memang kelihatannya lebih mudah dibandingkan reseller. Masalahnya: Sebagai dropshipper, kamu ingin keuntungan yang tinggi atau yang rendah?

Keuntungan yang tinggi hanya dapat diperoleh lewat penerapan tips yang cermat sejak awal mulai bisnis dropshipper. Ikuti tips berikut ini, supaya kamu menjadi dropshipper yang sukses secara finansial maupun non-finansial:

1. Cari dan Pilihlah Supplier yang Terpercaya

Mengingat peran besar supplier dalam pengemasan dan pengiriman barang hingga sampai ke pembeli, kamu wajib cermat dalam mencari dan memilih supplier yang terpercaya.

Supplier dropship yang terbukti berkualitas menjamin bisnismu bertumbuh

Mencari supplier terpercaya seperti mencari gambar di antara tumpukan yang menggunung. (Flickr/University of Exeter)

Ukuran terpercaya ini bermacam-macam. Pertama, kamu dapat melihat rekam jejaknya dengan bantuan Mbah Gugel. Kalau temanmu pernah berhubungan dengan supplier tersebut, kamu dapat menanyakan kesannya selama berhubungan dengan supplier tersebut.

Kemudian, buktikan pengamatan tersebut dengan berkomunikasi langsung dengan supplier-nya. Supplier yang terpercaya akan memiliki pola komunikasi yang konsisten, tidak mengulur-ulur waktu, mudah dihubungi hingga barang sampai ke tangan pembeli, dan pembeli puas karenanya.

Bagaimanapun juga, karena packaging akhir atas nama dan nama usaha dropshipper, pembeli hanya mengetahui dropshipper-nya. Karena itu, supplier yang dapat dipercaya akan mendatangkan keuntungan berlipat ganda bagi para dropshipper, bahkan sejak awal bisnis dropshipper tersebut jalan.

2. Jangan Hanya Menghemat untuk Program Dropshipper

Dropshipper bukan hanya soal penghematan biaya penjualan. Justru, dropshipper juga harus aktif dalam memberi layanan maksimal pada para pembeli.

Kalau bisa, layanan maksimal ini bisa beroperasi kapanpun dan di manapun. Nah, aplikasi Kudo (Kios Usaha Dagang Online) yang dibuat PT Kudo Teknologi Indonesia mampu beroperasi 24 jam seminggu lewat smartphone Android, laptop, atau PC.

Sebagai sebuah aplikasi yang membantu mewujudkan mimpi pengusaha, platform kios O2O (online-to-offline) satu ini menyeleksi dengan ketat supplier yang hendak bermitra dengan Kudo. Hal ini membuat mereka yang hendak menjalankan bisnis dropshipper lewat Kudo beruntung, karena supplier Kudo pasti merupakan supplier yang terpercaya.

Sebagai aplikasi yang mendukung jaringan 2G dan yang saat ini berukuran tidak lebih dari 20 MB, Kudo merupakan aplikasi yang hemat data. Sudah begitu, kamu tidak dikenakan biaya ketika mendaftarkan diri sebagai agen Kudo dan memulai bisnis dropshipper-mu, jadi, modal aplikasi Kudo ini bisa dibilang (sangat) murah.

Jadi, jangan hanya menghemat biaya operasional saja saat hendak mengikuti program dropshipper. Luangkan waktumu untuk mendaftar sebagai agen Kudo dan mengajak sebanyak mungkin orang membeli produk Kudo, maka keuntunganmu juga akan maksimal!

3. Buat Semua Orang Membayar Produk Dropship-mu Lewat Kudo

Produk yang ditawarkan supplier terpilih Kudo banyak memberi manfaat untuk hampir semua pembeli. Karena itu, tugasmu sebagai dropshipper adalah menyesuaikan keuntungan tersebut dengan kebutuhan pembeli.

Bina komunikasi yang intens hingga pembeli ingin membeli lewatmu. Setelah itu, arahkan mereka pada aplikasi Kudo. Bantulah para pembeli ini memilih produk lewat kategori yang disediakan supplier Kudo.

dropship engine dengan kudo

Pikirkan keuntungan produk Kudo, supaya semua orang membeli padamu.

Klik atau pencet gambar produk, sehingga deskripsi produk yang lebih lengkap akan terlihat. Bersamaan dengan itu, mengklik atau memencet tombol keranjang akan mengarahkan mereka kepada pengisian data.

Selanjutnya, konfirmasi data mereka sebelum mereka melakukan pembayaran lewat mengklik atau memencet “Bayar”.  Bila kamu mengalami kesulitan, kamu dapat menghubungi Customer Service Kudo pada website resmi, akun Facebook, atau Instagram Kudo.

Demikianlah kamu menjadi perantara antar Kudo yang menyediakan supplier dengan pembeli yang berminat. Di saat yang bersamaan, pembeli yang datang terus-menerus akan membantu men-top up-kan saldo Kudo-mu, sehingga kamu tidak perlu bolak-balik keluar uang seperti saat kamu menjalankan bisnis reseller.

Tips lain yang tidak kalah penting untuk menjadikanmu pelaku bisnis dropship cetar adalah mengajak sebanyak mungkin teman dan kerabat untuk bergabung dalam bisnis dropshipper bersama Kudo.

Semakin banyak teman dan kerabat yang menggunakan kode referral-mu, penghasilan komisimu sebagai agen Kudo sekaligus dropshipper akan berlipat ganda.

Mereka juga akan mendapat bonus yang sama bila mendaftar agen Kudo melaluimu. Beragam voucher, tiket pesawat, dan lain-lain juga menunggu kalian begitu menjadi penghubung atau dropshipper bersama agen Kudo.

Jadi, tidak diragukan lagi, kamu harus menggunakan Kudo sehingga kamu menjadi pelaku bisnis dropship yang cetar nan sukses.

Tunggu apa lagi? Segera daftar menjadi agen Kudo dan nikmati benefit dropshipper-mu, wahai Sobat Kudo!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *