26Jul

5 Tips Tetap Sehat di Bulan Puasa

Salah satu ibadah wajib yang dilaksanakan oleh kaum muslim adalah berpuasa di bulan Ramadhan. Seperti yang diketahui bahwa saat menjalankan ibadah ini tidak diperbolehkan untuk makan dan minum. Hal tersebut dilarang mulai dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari selama satu bulan penuh. 

Sebenarnya puasa merupakan salah satu ibadah yang dapat memberikan manfaat tertentu bagi kesehatan tubuh. Namun, kondisi tidak makan dan minum saat puasa biasanya akan membuat seseorang merasa lemas dan lesu. Hal tersebut juga membuat produktivitas kerja sehari-hari dapat menurun terlebih jika aktivitas yang dilakukan juga cukup berat. 

Kondisi tersebut dapat terjadi karena perilaku yang tidak sehat dilakukan secara tidak sadar atau bahkan sudah menjadi kebiasaan. Seperti makan sahur dan buka terlalu banyak, kurang mengkonsumsi buah dan sayur yang cukup, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, agar tidak terjadi demikian berikut ini merupakan cara agar tubuh tetap fit dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lancar selama bulan puasa. 

Tips Menjaga Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Saat Berpuasa

Cara agar tubuh tidak lemas dan lesu saat berpuasa adalah dilakukan dengan menghindari kebiasaan kurang sehat. Selain itu hal tersebut juga dapat didukung dengan tips-tips tertentu untuk menjaga tubuh tetap bugar. Adapun tips-tips yang dapat dilakukan saat berpuasa agar tubuh tetap bugar dan kuat yaitu terdiri dari sebagai berikut ini. 

  • Menyesuaikan Kondisi Tubuh Saat Berpuasa 

Biasanya seseorang tidak mengetahui akan kondisi dari tubuhnya sendiri. Dalam hal ini, ada baiknya jika sebelum puasa berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter jika diperlukan. Bagi kaum manula mungkin hal ini wajib untuk dilakukan terlebih jika sedang mengalami sakit diabetes. 

Hal tersebut dilakukan agar kondisi tubuh yang memiliki masalah kesehatan dapat menyesuaikan saat berpuasa. Akan tetapi, apabila muncul gejala awal dari penyakit tertentu saat berpuasa maka akan lebih baik untuk membatalkan puasa. 

  • Mengkonsumsi Serat dan Protein Saat Sahur 

Ketika puasa, pastikan juga untuk tetap mengkonsumsi makanan mengandung serat dan protein terutama ketika berbuka. Makanan yang dapat dipilih dalam hal ini tentu sangat bermacam-macam seperti telur, yogurt, keju, kacang-kacangan, dan lain sebagainya. 

Makanan tersebut memiliki kandungan protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Sedangkan untuk kebutuhan serat dapat diperoleh dengan mengkonsumsi berbagai sayur dan buah-buahan tertentu.

  • Menghindari Makan Berlebihan Saat Berbuka 

Kebanyakan orang sering melakukan kesalahan yang satu ini dan tidak menyadari bahwa hal tersebut membuat tubuh menjadi kurang sehat saat berpuasa. Dalam hal ini, cobalah untuk memilih makanan yang tidak membuat cepat kenyang seperti salad atau sup sehat. 

Pilihlah makanan tersebut sebelum menikmati makanan berkalori. Pada saat bulan Ramadhan, sebaiknya hindari makanan yang mengandung kalori dari lemak padat, mengkonsumsi gula berlebihan, serta makanan cepat saji. 

Sementara itu, makanan yang dianjurkan dalam hal ini adalah lima porsi buah dan sayur setiap hari. Selain itu, pastikan juga bahkan makanan yang dikonsumsi mengandung protein cukup serta produk susu sehat. 

  • Mengkonsumsi Kurma dan Almond Sebagai Hidangan Penutup 

Pada saat memasuki bulan puasa, tubuh mengalami perubahan jam makan dari biasanya. Perlu diketahui bahwa hal tersebut dapat mempengaruhi kenaikan berat badan pada tubuh. Hal tersebut dapat terjadi karena saat berpuasa perut tentu akan merasakan kekosongan dan lapar.

Sehingga pada saat berbuka, nafsu makan akan menjadi tinggi sehingga makanan yang masuk juga tidak akan terkontrol. Berdasarkan hal tersebut, Charlotte Debeugny memberikan saran saat berpuasa yaitu menjadikan kacang almond dan kurma sebagai camilan saat buka puasa. 

  • Menghindari Paparan Sinar Matahari Untuk Menghindari Dehidrasi 

Saat berpuasa tubuh tentu akan mengalami kekurangan asupan air putih. Agar kebutuhan air dalam tubuh tetap terjaga dan bugar saat berpuasa. Maka hindarilah untuk berada di luar ruangan atau di bawah sinar matahari terlalu lama. Terlalu lama berada di bawah sinar matahari akan membuat tubuh merasa haus dan kering serta mengusamkan kulit. 

Tips Saat Sahur Saat Bulan Puasa

Selain tips yang dilakukan ketika berpuasa, kebugaran selama berpuasa juga bergantung pada saat makan sahur. Dalam hal ini, beberapa hal yang sebaiknya dilakukan ketika makan sahur saat bulan Ramadhan yaitu sebagai berikut ini. 

  • Mengkonsumsi Makanan Bergizi 

Kondisi tubuh dapat dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi dalam fungsinya sebagai sumber energi. Dalam hal ini, pastikan untuk memilih makanan yang bergizi baik saat sahur maupun berbuka. 

Tidak masalah jika makanan yang dihidangkan sederhana asalkan tetap mengandung unsur gizi lengkap. Seperti lemak baik, protein, karbohidrat, vitamin dan mineral. Pastikan bahwa unsur gizi lengkap tersebut terpenuhi karena bahan makanan penghasil energi utama tersebut tidak terpenuhi sebanyak seperti hari-hari biasa. 

  • Mengkonsumsi Makanan Penahan Rasa Lapar 

Agar tubuh tidak lemas dan lesu saat berpuasa. Maka hal yang harus dilakukan adalah dengan mengkonsumsi makanan penahan rasa lapar saat sahur. Jenis makanan yang berguna dalam hal ini adalah makanan berserat yang terdapat pada sayur dan buah. 

Makanan berserat dapat menahan rasa lapar dikarenakan tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk dapat mencernanya. Selain itu, sayur dan buah juga dapat mencukupi kebutuhan vitamin dalam tubuh seperti vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Vitamin tersebut juga dapa semakin menambah tubuh tetap sehat dan bugar saat puasa. 

  • Banyak Minum Air Putih pada Malam Hari 

Agar tubuh tidak mengalami dehidrasi, pastikan juga untuk tetap memenuhi air yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperbanyak konsumsi air putih pada malam hari. Langkah ini sangat penting untuk dilakukan karena saat berpuasa tubuh tetap cenderung mengeluarkan banyak keringat. Terlebih pada saat melakukan aktivitas di siang hari. 

  • Menghindari Makanan Tertentu Bagi Penderita Penyakit Lambung

Penderita penyakit pencernaan khususnya lambung juga harus memperhatikan kesehatannya saat berpuasa. Dalam hal ini, sebaiknya menghindari makanan tertentu seperti mie, daging berlemak, sayur mentah, dan ketan. 

Selain itu juga daging atau ikan yang diawetkan, minuman berserat, dan bumbu dengan rasa tajam (asam, cabai, cuka). Semua jenis makanan tersebut dapat menyebabkan gas dalam lambung semakin meningkat sehingga penyakit yang diderita bisa kambuh. 

Tips Saat Buka Saat Bulan Puasa 

Hal yang juga harus diperhatikan agar kesehatan serta kebugaran tubuh dapat terjaga adalah mengatur pola makan saat buka. Dalam hal ini, hal-hal yang sebaiknya dilakukan saat berbuka puasa yaitu terdiri dari sebagai berikut ini. 

  • Hindari Langsung Minum Air Dingin 

Kesalahan yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang saat berbuka puasa yaitu mengawali buka dengan minum air dingin. Meskipun hal tersebut dapat melegakan serta menyegarkan di awal, akan tetapi juga dapat memberikan dampak kurang baik. 

Hal tersebut dapat menyebabkan perut yang kosong akan mengalami kembung. Hal tersebut dapat terjadi karena asam lambung dapat meningkat jika mengawali buka dengan air dingin. Oleh karena itu, gantilah kebiasaan tersebut dengan meminum air hangat pada saat mengawali buka puasa. 

  • Berbuka Secara Bertahap dan Tidak Terburu-buru 

Seseorang yang merasa sangat lapar setelah berpuasa biasanya tidak bisa menahan nafsu makannya dengan menyegerakan serta terburu-buru dalam berbuka. Hal tersebut merupakan sesuatu yang salah karena dapat mengagetkan lambung yang awalnya dalam keadaan kosong. 

Lebih lanjut hal tersebut juga akan dapat membuat kinerja lambung menjadi berat karena lambung memerlukan ruang kosong untuk mencerna. Oleh karena itu, makanlah dengan cara bertahap dan kunyah makanan dengan baik dan tidak terburu-buru. 

Nah, itulah berbagai tips yang dapat dilakukan saat berpuasa agar tubuh tetap bugar dan sehat. Dengan menerapkan cara-cara diatas maka manfaat dari berpuasa akan dapat dirasakan. Bukan sebaliknya yaitu malah memberikan dampak kurang baik pada tubuh dan kesehatan. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *