11Nov

Peluang Usaha Sampingan 2017 Modal Kecil Untung Besar Menjanjikan

Maraknya peluang dengan dikarenakan potensi pemutusan hubungan (PHK) masih menghantui , khususnya pada industri migas, komponen , dan komponen . Presiden Konfederasi Serikat Indonesia (KSPI) Said Ikbal sebagaimana dilansir Kompas 4 Februari 2016 menyebut bahwa sejak Januari 2016, jumlah PHK mencapai 8.000 tenaga kerja. Rinciannya, Panasonic dan Toshiba mem-PHK 2.145 orang, perusahaan elektronik Korea bernama Samoin 1.166 orang, Starlink 452 orang dan perusahaan yang bergerak sektor industri perminyakan 5.000 orang. Bahkan, KSPI menduha PHK hingga Maret saat itu akan mencapai 10.000 orang. Angka itu belum termasuk Jaba Garmindo, Ford, Opel, Danamon, dan CIMB Niaga.

Dari tahun ke tahun akibat melambatnya ekonomi memang terus meningkatkan jumlah PHK di Indonesia. Menaker Hanif Dhakiri menyebut, per Juli 2015, ada 11.350 pekerja terpaksa menyandang status baru sebagai pengangguran.

Usaha Sampingan di Rumah Modal Kecil Untung Besar Menjanjikan

Grafik PHK ini dari pergantian tahun dan bulan sebelumnya pun juga menunjukkan terus bertambah.

Tidak terhenti sampai di tahun 2015 saja terus bertambahnya PHK di Indonesia. Bahkan, di tahun 2016 ini pun PHK juga terus mengancam dari berbagai bidang . Berdasar data Asosiasi Indonesia (Apindo) Gresik, selama tahun ini terdapat empat ribu pekerja yang di-PHK. Menurut Ketua Apindo Gresik Andhi Suprihartono, Jumat 12 Agustus 2016 sebagaimana dilansir Jawa Pos, menyatakan, ada tiga sektor industri yang gencar memangkas pekerja. Sama seperti tahun lalu, industri di bidang tekstil paling mem-PHK karyawannya. Sektor itu telah mem-PHK lebih dari dua ribu pekerja. Selain tekstil, perkayuan dan industri mamin goyah. Bahkan, salah satu industri mamin bakal mengeluarkan dua ribu karyawan hingga akhir tahun ini.

Di samping itu, perkembangan jumlah pertumbuhan dari UMKM dan jumlah tenaga kerja yang diserap oleh – UMKM, di Indonesia cukup membanggakan. Menurut data BPS 2014, jumlah UMKM di Indonesia sebanyak 57,89 juta unit, atau 99,99 persen dari total jumlah pelaku nasional. UMKM memberikan kontribusi terhadap kesempatan kerja sebesar 96,99 persen, dan terhadap pembentukan PDB sebesar 60,34 persen. UMKM juga berkontribusi dalam penambahan devisa negara dalam bentuk penerimaan ekspor sebesar 27.700 milyar dan menciptakan peranan 4,86% terhadap total ekspor. Data tersebut juga bisa menjadi bukti bahwa, UKM-UMKM sangat potensial untuk di jalankan, dan dengan menjalankannya bisa turut berkontribusi dalam membangun ekonomi bangsa, mengurangi pengangguran, termasuk juga sebagai antisipasi dari PHK.

UKM-UMKM di Indonesia seringkali juga dilakukan sebagai . Terutama banyak dijalankan oleh ibu-ibu , atau wanita karir yang memutuskan berhenti dari kerjanya untuk menjadi , lalu menjalankan usaha itu untuk tetap mempertahankan pemasukan tambahan. Mereka menjalankannya dengan kecil atau bahkan . Saat ini memang menjadi yang menjanjikan karena minim resiko dan mudah dijalankan. Tidak mengherankan jika kemudian banyak yang menjalankannya.

Pentingnya Usaha Sampingan

Dihimpun dari berbagai sumber, beberapa alasan itu diantaranya;

  1. Penghasilan tambahan
    Bisa juga menjadi alternatif untuk menjadi sumber . Jika Anda kebetulan sebagai seorang karyawan yang bergaji UMR atau bahkan lebih kecil, sangat bagus jika mulai merintisnya agar memiliki finansial lebih dan bisa memenuhi kebetuhan-kebutuhan pokok yang berbiaya besar seperti; memiliki rumah, mobil, biaya pendidikan , dan lain sebagainya.Bahkan bagi Anda yang sudah berpenghasilan besar pun tidak ada salahnya memiliki . Pasalnya, segala kemungkinan bisa terjadi jika Anda masih di tempat orang lain. Selain itu, dengan memiliki sampingan dan menambah pendapatan, tentunya akan lebih baik untuk bisa lebih cepat merealisasikan keinginan-keinginan Anda untuk mencukupi kebutuhan lain atau mempersiapkan biaya untuk keluarga di masa mendatang.
  2. Mengurangi resiko (reduced risk)
    Bisnis sampingan bisa mengurangi risiko Anda jika sewaktu-waktu perusahaan tempat kerja kolaps dan Anda terpaksa dipecat. Bisnis sampingan bisa menjadi ibarat pelampung. Jadi jika kapal karam, maka Anda tidak langsung ikut tenggelam karena memiliki pelampung itu. Anda pun saat perusahaan bangkrut dan terpaksa memecat Anda, maka Anda tidak serta merta langsung jadi pengangguran. Anda juga tidak akan terlalu terganggu keluarganya.
  3. Persiapan menjadi wirausaha
    Memang ada plus minus antara bekerja di tempat orang dengan membangun usaha sendiri. Bekerja di tempat orang maka kebutuhan akan dijamin oleh pemilik perusahaan. Namun resikonya seperti yang dikatakan sebelumnya, semua kemungkinan bisa terjadi, termasuk kemungkinan terburuk. Anda terikat dan diikat oleh kebijakan perusahaan. Dan resiko perusahaan sewaktu-waktu bisa menjadi masalah buat Anda.Begitu pun juga memiliki perusahaan sendiri. Positifnya Anda yang menentukan kebijakan usaha Anda sendiri, waktu bekerja, dan semua tentang kebijakan perusahaan atau usaha Anda. Penghasilan Anda pun tentunya berpeluang bisa lebih besar. Namun sisi negatifnya juga ada. Anda bertanggungjawab penuh terhadap resiko besar usaha Anda. Anda yang menjamin semua karyawan, dan bahkan Anda juga punya resiko penghasilan bisa lebih kecil dari espektasi. Karena itulah, mengawali usaha sendiri atau merintis usaha cukup ideal. Sembari bekerja Anda bisa mempersiapkan terlebih dahulu usaha sampingan Anda sampai benar-benar sudah kuat. Setelah masuk pada tahap itu, Anda baru bisa keluar dari tempat kerja dan memaksimalkan menjadi sepenuhnya.
  4. Persiapan Pensiun
    Normalnya semua orang tentu menyadari jika tidak mungkin akan selamanya bekerja di perusahaan. Pada akhirnya pasti akan pensiun. Bahkan menjadi Negeri Sipil (PNS) pun juga ada batas usia kerja dan pensiuan. Jika sudah pensiun berarti Anda kehilangan pekerjaan sekaligus pendapatan tetap setiap bulan. Paling hanya mendapat uang pensiunan saja.Padahal bagi orang yang sudah terbiasa kerja, tidak bekerja umumnya bisa menyebab stress dan depresi. Dan dengan merintis itu selagi aktif menjadi karyawan cukup bagus untuk persiapan pensiun nanti. Usaha sampingan yang dirintis tersebut setelah pensiun bisa menjadi aktivitas pengganti kerja. Di samping itu, hasilnya juga bisa mengganti semula yang didapatkan sewaktu bekerja di perusahaan atau .
  5. Mengurangi Pengangguran
    Angka pengangguran di Indonesia masih sangat besar. Hal itu turut berdampak negatif pada banyak hal. Di antaranya aksi tindak kejahatan pun jadi banyak akibat kesejahteraan rendah. Dengan m embuka hal tersebut tentunya Anda bisa melibatkan orang-orang yang masih belum mempunyai pekerjaan. Secara tidak langsung Anda juga ikut berperan serta mengurangi pengangguran. Tentunya hal itu ibarat sekali mendayung dua pulau terlewati. Dengan usaha sampingan Anda mendapatkan penghasilan tambahan, di samping itu mereka juga terbantu tidak menjadi pengangguran lagi dan berpenghasilan. Dan masih banyak lagi alasan-alasan lain yang melatarbelakangi orang untuk membuka usaha . Misalnya seperti; alasan untuk membangun jaringan (network), menyalurkan passion, bakat atau (karena perkerjaan yang digeluti sebenarnya bukan passion-nya maka membuka usaha yang benar-benar sesuai dengan passion), dan lain sebagainya.

Penyebab Umum Usaha Sampingan Gagal

Namanya juga usaha, tidak ada usaha yang tanpa dikelola dengan serius dan penuh totalitas. Hal ini memang menjanjikan untuk sumber income selain dari gaji pekerjaan utama. Namun itu jika usahanya berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan. Kalau tidak dikelola dengan baik dan tepat, tentu saja bisa tutup di tengah jalan. Berikut ini adalah penyebab umum usaha sampingan gagal yang bisa dijadikan pelajaran bagi Anda yang baru merintis usaha sampingan.

  1. Salah prioritas
    Sesuai dengan namanya ‘usaha sampingan’, umumnya dipahami sebagai usaha pendamping dari penghasilan utama. Jadi seharusnya, tidak dilakukan dengan melebihi porsi pekerjaan utama yang menjadi tumpuan penghasilan untuk ekonomi keluarga. Nanti alih-alih berhasil dan menjadi tambahan penghasilan baru, bisa-bisa justru nanti dikeluarkan dari pekerjaan dan usaha juga tidak bisa diandalkan menjadi tumpuan ekonomi keluarga. Lantas idealnya bagaimana mengelolanya? Pengelolaan harus tetap profesional dan dikerjakan dengan serius. Namun jangan sampai melampui kewajiban di pekerjaan utama yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga.
  2. Salah pengelolaan modal
    Pengelolaan modal harus benar-benar matang. Seringkali hal tersebut gagal karena pemiliknya tidak bisa mengelola uang yang dijadikan modal dengan baik. Terutama keinginan mendahulukan kelengkapan fasilitas dibandingkan dengan komponen-komponen penting untuk produksi dan promosi. Akhirnya, karena tersedot ke pengeluaran untuk falititas yang seharusnya bisa dibeli sambil berjalan, untuk kebutuhan produksi jadi kekurangan. Misalnya untuk beli bahan mentahnya, atau produk yang dijual.
  3. Keinginan cepat sukses
    Tidak ada kesuksesan yang instan. Semua butuh proses. Adalah hukum alam manusia terlahir ke dunia berproses dari menjadi anak-anak, lalu remaja, dan tumbuh dewasa, tua dan mati. Begitu pun juga dengan bisnis, berproses dari tumbuh, berkembang, dan sukses. Tidak ada kesuksesan yang tiba-tiba saat seseorang baru mendirikan sebuah usaha. Dan umumnya yang menjadi penyebab kegagalan usaha sampingan adalah keinginan sukses instan menggebu-gebu dari pemilik usahanya.
  4. Logika yang salah
    Berbisbis juga permainan logika. Logika yang salah akan mengakibatkan kehancuran sebuah bisnis. Misalnya, menghitung modal dan dengan logika semua barang pasti terjual dan untung seratus persen. Ini logika yang salah. Karena umumnya dalam jual beli barang tidak ada yang bisa terjual seratus persen dengan sempurna. Kalau pun terjual semua, terkadang ada yang didiskon harga, atau kalau pun ada betul, sangatlah jarang sekali.
  5. Cepat puas
    Cepat puas dengan bersyukur memiliki pemaknaan yang berbeda. Bersyukur atas apa yang dimiliki atau atas keberhasilan itu harus. Tapi cepat puas dengan yang didapatkan itu jangan. Cepat puas membuat orang merasa aman dalam kondisi seperti itu dan tidak mau terus berkembang. Padahal bisnis terus berkembang. Jika tidak ikut berkembang, pada akhirnya akan tertinggal dan tergerus oleh lawan bisnisnya.
  6. Maintenance
    Kepintaranan maintenance pelanggan sangat penting. Terkadang kegagalan seseorang dalam menjalankan usaha sampingannya karena tidak bisa maintenance pelanggan-pelanggannya. Akhirnya, ketika ada kompetitor baru mereka meninggalkan kita. Maintenance yang baik akan membuat pelanggan loyal dengan kita dan tidak tergoda dengan pilihan lain.

KUDO Alternatif Bisnis Sampingan Modal Kecil untung Besar

Kios Untuk yang sering dikenal dengan adalah perusahaan bisnis starup yang berdiri sejak tahun 2014. KUDO bisa menjadi salah satu pilihan usaha sampingan modal kecil saat ini. Bagaimana tidak? Anda bisa ini hanya dengan bermodalkan uang Rp.10.000,- dan bisa mendapatkan hasil berlipat-lipat dari modal Anda. Dan itu logis bisa dijelaskan bagaimana penghitungannya.

Langkah pertama, tentu saja jika Anda ingin berbisnis di KUDO harus mendaftar menjadi . Ada pun tahapan untuk menjadi agen bisa dijelaskan sebagai berikut:

Anda telah berhasil mendaftar. Tunggu dalam kurun waktu 2 x 24 jam. Konfirmasi kesuksesan pendaftaran akan dikirimkan melalui SMS yang berisi pin, password dan kode untuk di gunakan selanjutnya. Lihat gambar berikut:

Langkah selanjutnya setelah Anda terdaftar menjadi , tinggal menjalankan bisnisnya. Berikut akan dijelaskan bagaimana menjalankannya.

  1. Jualan
    Menjalankan bisnis di KUDO tidak ribet dan cukup bermodalkan HP digenggaman Anda. Setelah Anda terdaftar sebagai agen atau member KUDO, Anda bisa mengakses “katalog digital” berisi lebih dari 2 juta item barang yang siap dijual, mulai dari produk elekronik, gadget, , kosmetik, alat rumah tangga, , , multi payment, seperti; bayar , cicilan motor atau PAM, bahkan ada juga paket .

    Sumber: Twitter KUDO

    Sumber: Twitter KUDO

    Sumber: Twitter KUDO

    Cara menjual produk-produk tersebut sangat simpel. Setidaknya ada dua cara menjual yang bisa dilakukan, yaitu:

    Pertama, Anda sebagai agen bisa menunjukkan katalog produk kepada calon customer dengan memperlihatkan barang barang yang ada di dalam layaknya seorang SPG yang memperlihatkan katalog produk kepada calon customer. Sistem penjualan seperti ini memiliki kelebihan calon customer tentu akan merasa lebih nyaman dan aman dari praktik penipuan jualan online yang marak terjadi.

    Selanjutnya, jika costumer akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah produk dan bertransaksi, bisa dilakukan pembayaran secara cash. Jadi si costumer bisa langsung memberikan uang cash seharga produk yang dibeli kepada Anda sebagai agen. Namun costumer bisa juga melakukan dengan melalui transfer. Tinggal costumer mau memakai sistem pembayaran yang mana. Inilah salah satu kelebihan dari KUDO dibandingkan dengan marketplace lain yang umumnya hanya memakai sistem pembayaran via transfer saja.

    Anda sebagai agen mengambil barang dari Kudo dengan sistem potong deposit untuk costumer. Barang setelah itu akan dikirim ke alamat costumer antara 1-2 hari.

    Kedua, selain cara di atas, penjualan produk KUDO juga bisa dilakukan melalui sosial media, seperti facebook, twitter, dan juga instagram. Ada pun bagaimana langkah untuk menjual di , akan dijelaskan tahapannya seperti berikut

    1. Pilih produk yang akan dijual di media sosial dengan cara klik gambarnya
    2. Lalu akan tampil gambar seperti berikut:
    3. Setelah itu klik ikon ‘bagikan’
    4. Dan akan keluar pilihan untuk membagikan ke media sosial yang Anda inginkan, apakah ke facebook, twitter, atau instagram, tinggal klik lainnya.

    Agar menarik calon costumer Anda bisa membubuhkan kata-kata persuasive seperti pada umumnya orang yang di media sosial. Misalnya, produk terbaru dengan bahan bagus, nyaman, dan fashionable. Harga spesial. Bisa hubungi nomor saya dan sebagainya.

  2. Komisi & Bonus
    Inti dari bisnis ini ada di dan bonus. Di sinilah keuntungan yang akan didapatkan oleh para agen KUDO. Lalu, bagaimana bisa mendapatkan bonus dan komisinya?

    1. Komisi
      Komisi bisa didapatkan di setiap barang yang agen jual. Ada pun besarnya komisi sudah langsung tertera di bawah harga produk yang dijual. Lihat gambar berikut:Misalnya; ada yang beli GR Batik Peplum Leaf, yang tertera harganya Rp.149.000,-. Anda sebagai agen dari hasil transaksi jual beli tersebut mendapatkan komisi sebesar Rp.22.350,-.Atau misalnya ada yang membeli Galaxy J5 seharga Rp.2.625.000,- maka Anda selaku agen akan langsung mendapatkan komisi sebesar Rp.26.250,-.Hasilnya kok kecil? Mungkin sepintas Anda terpikir demikian. Itu sangatlah wajar. Tapi tunggu dulu. Jangan langsung menyimpulkan kecil. Bisnis retail besarnya keuntungan bukan hanya dihitung dari satu atau dua transaksi saja. Tapi kali banyak dan kali sering. Kalau komisinya sebesar itu dan dikalikan sebanyak 100 transaksi dalam sehari, bisa dihitung, seberapa besar pendapatan Anda dalam sehari? Belum dikali seringnya transaksi dalam seminggu dan sebulan? Tentu sangatlah logis jika diiklan KUDO dikatakan bisa mendapatkan penghasilan sampai 15jt dalam sebulan, asal benar-benar serius mengerjakannya.
    2. Bonus
      Selain keuntungan dari komisi, juga bisa dari bonus. Saat Anda daftar langsung mendapatkan bonus voucher Rp 50.000,-. Lalu, saat ada yang mendaftar melalui referensi Anda, dan mereka memakai kode referral milik Anda saat mendaftar juga akan mendapat bonus senilai Rp 30.000,- dengan catatan jika orang tersebut telah melakukan transaksi di akun kudonya. Tidak hanya itu saja, KUDO juga memberikan banyak bonus-bonus lain, seperti cashback dalam pembelian suatu produk atau wisata dan sebagainya.

Selain keuntungan bisnis KUDO dari komisi dan bonus, sebenarnya agen juga bisa mengambil untung dengan melebihkan harga jual secara langsung. Misalnya, saat menjual produk pulsa. Pulsa Rp. 100.000,- harga jual di KUDO Rp. 100.000,- Anda bisa mengambil untung langsung Rp. 3.000,- dengan menjualnya kepada pembeli Rp 103.000,- Jadi, dari KUDO Anda sudah dapat komisi Rp. 3.000,- plus keuntungan langsung dari selisih harga jual Anda Rp. 3.000,-. Total keuntungan Anda bisa jadi Rp. 6.000,-. Sistem penjualan seperti ini, bisa juga dilakukan untuk produk-produk lain. Bagaimana, menarik bukan? KUDO memang salah satu alternatif usaha sampingan yang yang bisa Anda jalankan! (*)

Sumber gambar: http://www.freepik.com/
Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/L-dagang
https://id.wikipedia.org/wiki/M-dagang

Oleh Tim Media Reputasi